Sri Mulyani ke Nadiem: It's Not About the Money...

Kompas.com - 28/11/2019, 17:35 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di acara KOMPAS100, Jakarta, Kamis (28/11/2019). KOMPAS.COM/MUTIA FAUZIAMenteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di acara KOMPAS100, Jakarta, Kamis (28/11/2019).
Penulis Mutia Fauzia
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memberi pesan kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mengenai pengelolaan anggaran pendidikan yang porsinya sangat besar di APBN.

Pasalnya, Sri Mulyani mengatakan, selama ini Mendikbud kerap kali adu pendapat dengan dirinya lantaran anggaran tersebut tak langsung dikucurkan ke Kemendikbud.

Anggaran tersebut disalurkan ke daerah melalui Bantuan Operasional Sekolah (BOS), juga tunjangan profesi guru.

" Anggaran pendidikan ini kan selalu besar dan Mendikbud selalu berbalas pantun, anggaran besar tapi kan enggak megang karena terdelegasikan ke daerah," ujar Sri Mulyani dalam KOMPAS100 CEO Forum yang juga dihadiri oleh Nadiem di Jakarta, Kamis (28/11/2019).

Baca juga: Di Depan Para CEO, Sri Mulyani Paparkan Poin-poin Omnibus Law Perpajakan

Sebagai infromasi, tahun depan pemerintah mengalokasikan anggaran pendidikan senilai Rp 508 triliun.

Adapun setiap tahun, pemerintah harus mengalokasikan 20 persen belanja dalam APBN untuk pendidikan.

Setiap tahun, anggaran untuk pendidikan meningkat seiring dengan naiknya nilai belanja APBN.

Kepada Nadiem, Sri Mulyani pun menekankan pentingnya penyaluran anggaran dibanding nominal dari uang yang dipegang.

Saat menekankan hal itu, Sri Mulyani pun sempat bersenandung lagu Jessie J yang berjudul Price Tag.

"It's not about the money, money, money," ujarnya yang disambut dengan tepuk tangan peserta acara.

Baca juga: Jokowi Ngotot Turunkan Angka Stunting Jadi 14 Persen

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Petani Cirebon Terancam Gagal Panen, Kementan Dukung Mereka Asuransikan Lahannya

Petani Cirebon Terancam Gagal Panen, Kementan Dukung Mereka Asuransikan Lahannya

Rilis
Akhir Maret Formasi Diumumkan, Pendaftaran CPNS Bisa Dibuka April

Akhir Maret Formasi Diumumkan, Pendaftaran CPNS Bisa Dibuka April

Work Smart
Minat Investasi Meningkat, DBS Tawarkan Reksa Dana Syariah dan Ramah Lingkungan

Minat Investasi Meningkat, DBS Tawarkan Reksa Dana Syariah dan Ramah Lingkungan

Whats New
Rincian Harga Emas Batangan 0,5 Gram hingga 1 Kg di Pegadaian

Rincian Harga Emas Batangan 0,5 Gram hingga 1 Kg di Pegadaian

Spend Smart
Ini Daftar Stasiun Permberhentikan KRL Jogja-Solo

Ini Daftar Stasiun Permberhentikan KRL Jogja-Solo

Whats New
IHSG Masih Bakal Merah? Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

IHSG Masih Bakal Merah? Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Whats New
Warga Bisa Jajal KRL Yogyakata-Solo Mulai 1 Februari, Tarifnya Rp 1

Warga Bisa Jajal KRL Yogyakata-Solo Mulai 1 Februari, Tarifnya Rp 1

Whats New
Harga Emas Kembali Menguat, Ini Pendorongnya

Harga Emas Kembali Menguat, Ini Pendorongnya

Whats New
Beredar Surat Pengangkatan Honorer Jadi PNS Tanpa Tes, Kemenpan RB: Kami Pastikan Itu Hoaks!

Beredar Surat Pengangkatan Honorer Jadi PNS Tanpa Tes, Kemenpan RB: Kami Pastikan Itu Hoaks!

Whats New
PTUN Menangkan Bosowa Terkait Bukopin, OJK Naik Banding

PTUN Menangkan Bosowa Terkait Bukopin, OJK Naik Banding

Whats New
Ketahanan Pangan Indonesia selama Pandemi: Apa yang Bisa Dilakukan untuk Memperbaikinya?

Ketahanan Pangan Indonesia selama Pandemi: Apa yang Bisa Dilakukan untuk Memperbaikinya?

Whats New
Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono Jadi Komisaris Pindad

Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono Jadi Komisaris Pindad

Whats New
[POPULER MONEY] Daftar 5 Perusahaan Besar Tambang Batu Bara di Kalsel | Susi Pudjiastuti: Jadi Menteri Banyak Kecewa...

[POPULER MONEY] Daftar 5 Perusahaan Besar Tambang Batu Bara di Kalsel | Susi Pudjiastuti: Jadi Menteri Banyak Kecewa...

Whats New
Soal Dugaan Korupsi Pengelolaan Keuangan dan Dana Investasi, Ini Penjelasan BPJS Ketenagakerjaan

Soal Dugaan Korupsi Pengelolaan Keuangan dan Dana Investasi, Ini Penjelasan BPJS Ketenagakerjaan

Whats New
Merasa Tidak Bersalah, Antam Bakal Lawan Balik Gugatan 1,1 Ton Emas

Merasa Tidak Bersalah, Antam Bakal Lawan Balik Gugatan 1,1 Ton Emas

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X