Survei: Penggunaan Skuter Listrik Lebih untuk Rekreasi

Kompas.com - 29/11/2019, 06:50 WIB
 Sejumlah skuter listrik Grab Wheels diparkirkan di salah satu lokasi parkir GrabWheels di FX Sudirman, Jakarta Pusat, Rabu (30/10/2019). KOMPAS.com/HILEL HODAWYA Sejumlah skuter listrik Grab Wheels diparkirkan di salah satu lokasi parkir GrabWheels di FX Sudirman, Jakarta Pusat, Rabu (30/10/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Research Institute of Socio Economic Development (RISED) mengeluarkan hasil surveinya terkait fenomena penggunaan skuter listrik di Jakarta.

Dalam survei tersebut terdapat 1.000 orang responden yang mengemukakan pendapatnya.

Berdasarkan hasil survei tersebut, 75,4 persen pengguna jalan di Ibu Kota menolak penggunaan skuter listrik. Sedangkan 24,6 persen responden lainnya menerima keberadaan skuter listrik menghiasi jalanan Ibu Kota.

“Riset dilakukan dua minggu lalu. Ini bagian dari komitmen kita memperkaya perdebatan publik dari sisi konsumen pengguna suatu transportasi publik," ujar Pengamat Ekonomi Universitas Airlangga Rumaya Batubara di Jakarta, Kamis (28/11/2019).

Baca juga: Kemenhub Akan Keluarkan Aturan Penggunaan Skuter Listrik

Masih berdasarkan hasil survei RISED dari sisi kenyamanan pejalan kaki, 67,5 persen responden mengeluh tidak nyaman dengan skuter listrik karena ketidakamanan dan sikap pengguna yang tidak tertib.

Pejalan kaki sering merasa terganggu dan terancam dengan adanya skuter listrik di Jakarta,” ucap dia.

Kemudian, sebanyak 81,8 persen responden mendukung rencana pembatasan penggunaan skuter listrik di Jakarta. Sedangkan sisanya, menilai penggunaan skuter listrik tak perlu dibatasi.

Poin lainnya yang mengukur masalah tujuan penggunaan skuter listrik, 65,2 persen responden menyebut alat mobilisasi itu di Jakarta malah digunakan untuk sarana rekreasi.

Sedangkan 34,8 persen responden lainnya menganggap tujuan penggunaan skuter listrik untuk alat transportasi.

Baca juga: Soal Skuter Listrik, Regulator Diminta Tak Hanya Tegas ke Pengguna

Skuter listrik belum dianggap sebagai alat transportasi oleh responden,” kata dia.

Survei terakhir dengan indikator persepsi ketertiban pengguna skuter listrik, 81,7 persen responden menilai pengguna skuter listrik tak tertib. Sisanya, menyebut para pengguna skuter listrik telah tertib.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X