Warren Buffett : Kesuksesan Hidup Ditentukan dengan Siapa Anda Menikah

Kompas.com - 29/11/2019, 15:26 WIB
Warren Buffet KOMPAS.com/DESY KRISTI YANTIWarren Buffet

JAKARTA, KOMPAS.com - Investor kawakan dan CEO Berkshire Hathaway Warren Buffett meyakini kesuksesan seseorang tak terlepas dari siapa yang menjadi pasangan mereka.

Menurut Warren Buffett, menghasilkan uang tidak akan berarti apa-apa tanpa memiliki orang lain, seperti pasangan untuk berbagi kekayaan. Hal itu dikatakan Buffett dalam sebuah wawancara baru-baru ini kepada Forbes, seperti dilansir CNBC, Jumat (29/11/2019).

"Jauh lebih menyenangkan mencapai hal-hal baik dalam hidup dengan pasangan, tidak ada pertanyaan tentang itu," ujar Buffett, yang kini berusia 87 tahun.

"Ini benar-benar keuntungan besar dari sudut pandang pribadi untuk memiliki pasangan yang luar biasa," ujar Buffett menambahkan.

"Itu benar jelas dalam perkawinan, maksudku itu keputusan paling penting yang kamu buat," tambahnya.

"Siapa yang kamu nikahi, yang merupakan kemitraan pamungkas, sangat penting dalam menentukan kebahagiaan dalam hidupmu dan kesuksesanmu dan aku beruntung dalam hal itu," sambungnya.

Pasangan yang mendukung

Ada penelitian ilmiah yang mendukung saran Buffett tersebut. Sebuah studi yang diterbitkan Carnegie Mellon University menemukan bahwa orang dengan pasangan yang mendukung lebih mungkin mereka mendapat kesempatan meraih keberhasilan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Siapa yang Anda nikahi, yang merupakan kemitraan pamungkas, sangat penting dalam menentukan kebahagiaan dalam hidup Anda dan kesuksesan Anda.

Baca juga : Bukan Kecerdasan, Ternyata Ini 3 Kunci Kesuksesan Para Miliarder

Buffett bercerita bahwa istri pertamanya, Susan Buffett, adalah salah satu dari guru terbaiknya, bersama dengan almarhum ayahnya Howard dan mentor terakhir Benjamin Graham.

"Orang yang paling penting sejauh ini dalam hal ini adalah pasangan Anda," kata Buffett dalam percakapan dengan Bill Gates awal tahun ini.

"Aku tidak bisa terlalu menekankan betapa pentingnya itu."

Buffett dan Susan menikah sampai Susan meninggal pada tahun 2004. Khususnya, dia adalah wanita terkaya ke-17 di dunia, bekerja sebagai direktur untuk Berkshire Hathaway dan menjabat sebagai Presiden Yayasan Buffett.

Buffett menikah lagi pada tahun 2006 dengan teman lamanya, Astrid Menks.

"Ada dua titik balik dalam hidup saya," kata Buffett dalam film dokumenter HBO, "Menjadi Warren Buffett."

"Jadi saya berjalan ke rumah mereka, [Warren] duduk di kursi ini dan dia membuat sindiran sarkastik," kenangnya. "Jadi aku membuatnya kembali. Saya berpikir, 'Siapa brengsek ini?'.”

Buffett mengatakan kepada Forbes bahwa Susan mengajarinya banyak tentang investasi. Dia juga memuji Susan dengan mengajarnya untuk membuka diri terhadap dunia secara emosional.

“Saya sangat, sangat, sangat beruntung. Saya adalah orang yang berat sebelah,” kata Buffett dalam film dokumenter. "Dan itu butuh waktu, tetapi dia hanya berdiri di sana dengan kaleng air kecil dan hanya menyehatkan saya dan mengubah saya."

 

Berita ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul : Warren Buffett sebut rahasia kesuksesan ditentukan dengan siapa Anda menikah

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.