Kemenkeu Pangkas Eselon III dan IV, Ini Rinciannya

Kompas.com - 30/11/2019, 07:02 WIB
Ilustrasi PNS. KOMPAS.com/KURNIA SARI AZIZA Ilustrasi PNS.

JAKARTA, KOMPAS.com — Kementerian Keuangan telah memangkas pejabat eselon III dan IV di jajaran Badan Kebijakan Fiskal (BKF).

Namun, tak seluruh jabatan eselon III dan IV bisa dihilangkan. Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan Nufransa Wira Sakti menjelaskan, upaya delayering atau pemangkasan jabatan telah dilakukan semaksimal mungkin.

Namun, ada pos-pos jabatan eselon yang tak bisa dihilangkan seperti petugas administrasi, perencanaan dan evaluasi program, serta tata usaha.

"Pengurangan eselon III dan eselon IV sudah semaksimal mungkin karena tetap harus ada yang meng-handle administrasi, perenacaan dan evaluasi program, tata usaha, dan lain-lain," ujar dia kepada Kompas.com, Jumat (29/11/2019).

Baca juga: Sri Mulyani Pangkas Ratusan Jabatan Eselon III dan IV di Kemenkeu

Dia pun mengatakan, Kemenkeu merupakan institusi pertama yang mengadaptasi delayering eselon III dan IV, dimulai dari BKF.

Terdapat 112 pejabat administrasi BKF yang telah dialihkan menjadi Pejabat Fungsional Analis Kebijakan.

Delayering yang dilakukan oleh BKF adalah pemangkasan jumlah eselon III dari sebelumnya 36 eselon III menjadi hanya 17 atau berkurang 19 jabatan eselon III dan menghilangkan 74 jabatan eselon IV dari sebelumnya sebanyak 129 jabatan eselon IV menjadi hanya menjadi 55 eselon IV.

Bahkan, Sekretaris Jenderal Kemenkeu Hadiyanto sebelumnya sempat mengatakan, di Direktorat Bea Cukai telah terlebih dahulu melakukan delayering pejabat eselon.

Baca juga: Sri Mulyani Tetap Lantik Eselon III dan IV meski Ada Rencana Pemangkasan

Adapun saat ini secara keseluruhan terdapat 1.800 pejabat eselon III di jajaran Kemenkeu. Kemenkeu tengah melakukan pemetaan dan identifikasi jabatan yang bisa dialihkan jadi jabatan fungsional dan yang tidak.

"Nanti dengan mapping akan teridentifikasi mana yang langsung bisa in passing jadi fungsional akan langsung fungsional. Kemudian kepala satker (satuan kerja) yang punya rentang komando dan kepatuhan internal, bagian umum, kesekretariatan akan stay jadi eselon III," kata dia.

Tantangan yang dihadapi dalam proses ini, ujar Hadiyanto, adalah proses pembinaan para pejabat yang sebelumnya menduduki posisi-posisi struktural dan dialihkan menjadi pejabat fungsional.

"Kemudian yang jadi tantangan gimana membina jabatan fungsional ini kemudian gimana kesiapan pembina jabatan fungsional ini jadi ada," ujar dia.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X