Ingat, Tak Ada Lelang SBN Pekan Ini

Kompas.com - 02/12/2019, 11:16 WIB
Ilustrasi utang luar negeri ShutterstockIlustrasi utang luar negeri

JAKARTA, KOMPAS.com - Sedang menanti penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) pekan ini? silahkan menundanya. Sebab Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) membatalkan jadwal lelang SBN di pasar perdana domestik pekan ini.

Pekan lalu, Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kemenkeu sudah menyampaikan pengumuman bahwa jadwal lelang SBN yang dibatalkan.

Jadwal lelang yang dibatalkan yakni lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN/ Sukuk Negara) pada 3 Desember 20919 dan Surat Utang Negara (SUN) pada 10 Desember 2019.

"Pemerintah menginformasikan bahwa rencana lelang pada dua tanggal tersebut di atas ditiadakan," tulis Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kemenkeu dalam siaran pers, Jakarta.

Baca juga: Investor Asing Banyak Lepas Saham, Apa Sebabnya?

Kemenkeu menyatakan, pembatalan rencana penerbitan SBN di pasar perdana tersebut diputuskan setelah mempertimbangkan outlook pemenuhan target pembiayaan APBN tahun 2019 yang bersumber dari lelang penerbitan SBN.

Berdasarkan realisasi Pembiayaan Utang hingga akhir Oktober 2019, seperti dikutip dari buku APBN KITa edisi November 2019, angkanya mencapai Rp384.52 triliun atau 107,03 persen target APBN.

Artinya penarikan utang sudah lebih besar dari yang tercantum di APBN 2019. Dilihat lebih dalam, realisasi penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) juga sudah melampaui APBN 2019. Angkanya sebesar Rp 401,71 triliun, atau 103,28 persen dari target APBN.

Sementara itu posisi utang Pemerintah per akhir Oktober 2019 berada di angka Rp 4.756,13 triliun, dengan rasio utang pemerintah terhadap PDB menjadi 29,87 persen.

Baca juga: Ini Daftar Negara Terbaik untuk Entrepreneur Perempuan, Adakah Indonesia?

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X