Pelni Yakin Posisi Maritim RI Kian Kuat Usai Kembali Jadi Anggota Dewan IMO

Kompas.com - 02/12/2019, 18:22 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat bicara di Sidang Majelis IMO di London, Dokumentasi Kemenhub Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat bicara di Sidang Majelis IMO di London,

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Pelni meyakini posisi strategis Indonesia sebagai negara maritim akan semakin kuat setelah kembali terpilih menjadi Anggota Dewan International Maritime Organization ( IMO).

Pelni sendiri merupakan salah satu BUMN yang dipercaya menjadi delegasi tim lobi Indonesia pada acara sidang majelis IMO ke 31 di London, Inggris pada Jumat (29/11/2019).

“Alhamdulillah, Pelni bangga dan tentunya bersyukur dapat menjadi bagian dari peristiwa bersejarah ini," kata Kepala Kesekretariatan PT Pelni Yahya Kuncoro dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Jakarta, Senin (2/12/2019).

"Setelah menjadi Anggota Dewan pada periode 2018-2019, Indonesia secara resmi kembali terpilih menjadi Anggota Dewan IMO untuk kategori C periode 2020-2021 dengan perolehan 139 suara dan menempati peringkat ke-5 dari 20 kursi yang diperebutkan," sambungnya.

Baca juga: Indonesia Galang Dukungan agar Terpilih Jadi Anggota Dewan IMO

Pelni yakin dengan terpilihnya Indonesia sebagai anggota dewan IMO,maka pemerintah Indonesia dapat menyuarakan kepentingannya dalam percaturan pelayaran internasional untuk memperjuangkan kepentingan Indonesia.

Selain itu Indonesia juga akan semakin mendapatkan pengakuan dunia bahwa Indonesia adalah negara maritim yang besar.

Apalagi Badan Pemeriksa Keuangan RI (BPK RI) juga terpilih menjadi External Auditor IMO Periode 2020-2023.

Berdasarkan perhitungan suara, Indonesia berada pada urutan ke 5 dari 24 Negara yang mencalonkan diri pada Kategori C. Dari 168 Negara anggota IMO yang menghadiri sidang tersebut, hanya 165 Negara yang memiliki hak suara.

Adapun Anggota Dewan Kategori C periode 2020-2021 terdiri dari Singapura, Malta, Malaysia, Siprus, Indonesia, Bahama, Afrika Selatan, Meksiko, Chili, Belgia, Mesir, Peru, Maroko, Denmark, Turki, Thailand, Jamaika, Filipina, Kuwait, dan Kenya.

Baca juga: BPK Ditunjuk Jadi Auditor Eksternal Organisasi Maritim Dunia

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X