Erick Thohir Sindir Direksi BUMN yang Suka “Koar-koar” di Media

Kompas.com - 04/12/2019, 13:47 WIB
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir KOMPAS.com/IMAM ROSIDINMenteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyindir direksi perusahaan pelat merah yang kerap melontarkan kritik kepada pemerintah melalui media massa.

Menurut Erick, seharusnya sebagai petinggi perusahaan BUMN, direksi tersebut harus memiliki sifat loyal kepada pemerintah.

“Bukan berarti saya anti kritik, harus dikritisi langsung, jangan lewat media. Kalau mereka kerja di BUMN, tapi kritisi lewat media itu kan enggak etis,” ujar Erick di Jakarta, Rabu (4/12/2019).

Erick menambahkan, dalam menghadapi permasalahan seharusnya jajaran direksi duduk bersama dengan komisaris untuk mencari solusinya.

Baca juga: Erick Thohir Bingung Saat Tahu Semua BUMN Punya Bisnis Hotel

Mantan Ketua INASGOC itu menyayangkan langkah direksi BUMN yang lebih memilih koar-koar di media, ketimbang mencari solusi dari permasalahannya.

Kendati begitu, Erick tak menyebutkan siapa direksi yang dia maksud tersebut.

“Kalau mereka tidak loyal, ya enggak usah di BUMN, jadi aja swasta,” kata Erick.

Mantan pemilik klub sepak bola Inter Milan itu juga mengaku tak memerlukan direksi yang pintar. Menurut dia, lebih baik jajaran direksi perusahaan BUMN diisi oleh orang yang mempunyai akhlak yang baik.

“Saya juga tidak mau direksi keminter. Artinya akal-akalan, saya tidak perlu orang pintar, yang penting bisa solid bekerja sama, gotong royong supaya semua pintar,” ucap dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X