Dirut Garuda Tak Hadir Rapat di DPR, karena Kasus Harley Davidson?

Kompas.com - 05/12/2019, 17:03 WIB
Direktur Utama Garuda Indonesia Ari Askhara di Kantor KPPU, Jakarta, Senin (1/7/2019). KOMPAS.com/AKHDI MARTIN PRATAMADirektur Utama Garuda Indonesia Ari Askhara di Kantor KPPU, Jakarta, Senin (1/7/2019).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi VIII DPR RI tengah menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) membahas komponen Biaya Penyelenggara Ibadah Haji (BPIH) tahun 1441 Hijriah alias tahun 2020.

Rapat itu menghadirkan Direktur Jenderal Perhubungan Udara Polana B. Pramesti dan beberapa BUMN terkait, antara lain Direktur Utama Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin, Direktur Pemasaran Korporat Pertamina Basuki Trikora Putra, Direktur Komersial AP I Devi Suradji, Direktur Niaga Garuda Indonesia Pikri Ilham Kurniansyah, dan Direktur Keuangan dan Risiko Garuda Indonesia Fuad Rizal.

Ketidakhadiran Direktur Utama Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra alias Ari Askhara yang diwakilkan oleh 2 anggota direksi lainnya disorot oleh salah seorang anggota legislatif di rapat itu.

Baca juga: Kasus Harley dan Sepeda Brompton, Erick Thohir Pecat Dirut Garuda

Sebab, rapat yang membahas BPIH ini semula dilangsungkan untuk mencari titik temu harga yang adil untuk pelayanan jamaah haji. Tidak hadirnya beberapa direksi membuat pengambilan keputusan tidak bisa dilakukan.

Namun, rapat tetap berlangsung membahas komponen mana yang membuat mahalnya pelayanan haji.

"Pak, biasanya rapat tidak bisa diteruskan karena Direktur Utamanya enggak hadir. Biasanya juga hadir, kok," kata Wakil Ketua Komisi VIII Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P)  Ihsan Yunus di Jakarta, Kamis (5/12/2019).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Ini Penampakan Harley Davidson dan Brompton Ilegal di Pesawat Garuda

Ihsan pun bertanya lebih lanjut kepada dua direktur Garuda Indonesia yang hadir, yakni Direktur Niaga Garuda Indonesia Pikri Ilham Kurniansyah, Direktur Keuangan dan Risiko Garuda Fuad Rizal.

Dia ingin memastikan, ketidakhadiran orang nomor satu di maskapai pelat merah bukan karena adanya masalah yang menjerat Garuda Indonesia belakangan, yakni soal penyelundupan onderdil Harley Davidson dan sepeda Brompton.

"Kenapa tidak hadir? Bukan karena urusan Harley kan," selorohnya disambut tawa para anggota legislatif.

Baca juga: Erick Thohir Ingatkan Direksi Garuda Harus Berjiwa Samurai

Pertanyaan dari Ihsan Yunus pun segera dibantah oleh Pikri Ilham Kurniansyah selaku Direktur Niaga Garuda Indonesia. Dia bilang, Ari Askhara memang ada urusan lain tapi bukan soal penyelundupan itu.

"Enggak pak," ujarnya singkat.

Setelah itu, rapat akhirnya berlangsung serius dan membahas BPIH jamaah haji tahun 2020. Adapun mahalnya pelayanan haji disinyalir karena banyaknya komponen biaya, terdiri dari biaya operasi langsung, biaya operasi tidak langsung, dan margin.

Biaya langsung antara lain bahan bakar, biaya sewa, biaya asuransi, biaya jasa, biaya parkir, dan biaya pendaratan. Sementara biaya tidak langsung antara lain biaya staff darat, biaya check-in, dan asuransi jamaah untuk risiko di luar penerbangan.

Baca juga: Kemenhub Bisa Sanksi Garuda jika Terbukti Bawa Onderdil Harley Ilegal

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jelang IPO, GoTo Dapat Suntikan Dana dari Abu Dhabi Rp 5,7 Triliun

Jelang IPO, GoTo Dapat Suntikan Dana dari Abu Dhabi Rp 5,7 Triliun

Rilis
Rugi 6 Tahun Beruntun, Bank Jago Akhirnya Cetak Laba Rp 14 Miliar

Rugi 6 Tahun Beruntun, Bank Jago Akhirnya Cetak Laba Rp 14 Miliar

Whats New
Naik Pesawat Wajib PCR, Harga Tes Diminta Rp 50.000 hingga Kadin Minta Aturan Dicabut

Naik Pesawat Wajib PCR, Harga Tes Diminta Rp 50.000 hingga Kadin Minta Aturan Dicabut

Whats New
BTN Targetkan Kredit Tumbuh Double Digit pada 2022

BTN Targetkan Kredit Tumbuh Double Digit pada 2022

Whats New
IHSG Diprediksi Melemah, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

IHSG Diprediksi Melemah, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Whats New
Aturan Terbaru Penerbangan, Anak Usia di Bawah 12 Tahun Boleh Naik Pesawat dan Wajib Tes RT-PCR Mulai 24 Oktober

Aturan Terbaru Penerbangan, Anak Usia di Bawah 12 Tahun Boleh Naik Pesawat dan Wajib Tes RT-PCR Mulai 24 Oktober

Whats New
Kenali Kriteria Ideal dari Seorang Manajer Proyek

Kenali Kriteria Ideal dari Seorang Manajer Proyek

Work Smart
Riset LD FEB UI: Gojek Sumbang Rp 249 Triliun untuk Ekonomi Indonesia

Riset LD FEB UI: Gojek Sumbang Rp 249 Triliun untuk Ekonomi Indonesia

Whats New
[POPULER MONEY] Indonesia Penyebab Krisis Energi Singapura | Anak di Bawah 12 Tahun Boleh Naik Pesawat

[POPULER MONEY] Indonesia Penyebab Krisis Energi Singapura | Anak di Bawah 12 Tahun Boleh Naik Pesawat

Whats New
Kementerian Perdagangan Punya Logo Baru, Ini Tampilannya

Kementerian Perdagangan Punya Logo Baru, Ini Tampilannya

Whats New
Menteri Investasi: Kami Anggap Pandemi Sebagai Peluang di Tengah Tantangan

Menteri Investasi: Kami Anggap Pandemi Sebagai Peluang di Tengah Tantangan

Whats New
Bikin Polusi, Pemerintah Janji Tak Lagi Terima Usulan Proyek PLTU Baru

Bikin Polusi, Pemerintah Janji Tak Lagi Terima Usulan Proyek PLTU Baru

Whats New
Apa Itu Cover Letter Untuk Melamar Kerja?

Apa Itu Cover Letter Untuk Melamar Kerja?

Whats New
Menaker: UMKM Berperan Penting Serap Tenaga Kerja Perempuan

Menaker: UMKM Berperan Penting Serap Tenaga Kerja Perempuan

Rilis
Bursa Berjangka: Pengertian dan Bedanya dengan Bursa Saham

Bursa Berjangka: Pengertian dan Bedanya dengan Bursa Saham

Spend Smart
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.