Kemenhub: Sore Ini Ada Pengumuman Direksi Garuda yang Dicopot

Kompas.com - 09/12/2019, 17:15 WIB
Dirjen Pehubungan Udara Kementerian Perhubungan, Polana B Pramesti di Jakarta, Rabu (13/2/2019). KOMPAS.com/AKHDI MARTIN PRATAMADirjen Pehubungan Udara Kementerian Perhubungan, Polana B Pramesti di Jakarta, Rabu (13/2/2019).
Penulis Kiki Safitri
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Imbas kasus penyeludupan motor Harley Davidson dan sepeda Brompton oleh Direktur Utama (Dirut) PT Garuda Indonesia, I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra atau Ari Askhara masih berlanjut.

Kementerian Perhubungan, melalui Direktur Jenderal Perhubungan Udara Polana Banguningsih Pramesti menyebut masih ada beberapa direksi yang akan dicopot.

"Memang kemarin oleh Pak Komisaris pertama disampaikan kalau akan ada pemberhentian terhadap direksi, baik yang terkait langsung atau tidak langsung (akan dicopot)," kata Polana di Kantor Kemenhub Jakarta Pusat, Senin (9/12/2019).

Baca juga: Erick Thohir Berhentikan Direksi Garuda yang Terlibat Penyelundupan Harley dan Brompton

Namun, hingga siang tadi, Polana mengaku belum menerima pengumuman beberapa direksi yang akan dicopot.

"Sampai siang ini belum ada pemberitahuan itu (pemberhentian direksi lainnya). Tapi saya dapat info sore ini akan ada pengumuman (siapa direksi yang dicopot). Tapi saya belum tau siapa aja yang diganti," ujarnya. 

Dewan Komisaris PT Garuda Indonesia telah menetapkan Fuad Rizal untuk menjadi pelaksana tugas (Plt) Direktur Utama maskapai plat merah itu. Sebelum jadi Plt, Fuad merupakan Direktur Keuangan Garuda Indonesia.

Baca juga: Resmi, Fuad Rizal Diangkat Jadi Plt Dirut Garuda

Terkait hal tersebut Polana menegaskan, dalam aturan penerbangan jika Direktur Utama dicopot maka memang akan langsung ditunjuk pelaksana tugas (plt) yang akan menjabat pada posisi tersebut

"Terkait dengan kasus Garuda, sampai tadi malam kami sudah menerima surat pemberitahuan bahwa telah terjadi penggantian Dirut dengan melampirkan surat pemberhentian dan penunjukkan Plt. Itu sudah kami terima," jelasnya.

"Saya sudah sampaikan ke BUMN dan pemegang saham kalau ada penggantian direktur terutama yang key person harus berkaitan dengan keamanan dan operasional. Dan itu harus segera ditunjuk Plt-nya, key person itu orang-orang yang sudah mempunyai kemampuan," ungkapnya.

Baca juga: Pramugari Garuda Minta Erick Thohir Sapu Bersih Orang Dekat Ari Askhara

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X