Kemenhub : Subsidi Avtur Diharapkan Bisa Turunkan Harga Tiket Pesawat

Kompas.com - 09/12/2019, 17:58 WIB
Ilustrasi: Tangki avtur Pertamina mengisi bahan bakar pesawat di Bandara Sentani, Jayapura, beberapa waktu lalu. Kompas.com/ Bambang PJIlustrasi: Tangki avtur Pertamina mengisi bahan bakar pesawat di Bandara Sentani, Jayapura, beberapa waktu lalu.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menjelang mudik Natal dan Tahun Baru, pemerintah melalui PT Pertamina (Persero) sudah memberikan diskon bahan bakar avtur 30 persen sampai 31 Desember 2019.

Hal itu diharapkan bisa mengurangi harga tiket penerbangan.

"Soal ada diskon dan subsidi avtur saya berharap ini berdampak pada penurunan harga tiket," ungkap Direktur Jenderal Perhubungan Udara Polana Banguningsih Pramesti, di Kemenhub Jakarta Pusat, Senin (9/12/2019).

Polana menyebutkan ia belum bisa memastikan apakah ini akan berdampak pada penurunan harga tiket maskapai. Pasalnya kebijakan tersebut baru saja dilakukan, sehingga belum ada data yang valid untuk melihat penurunan harga tiket pesawat.

"Kami saat ini memang masih dalam monitoring karena kan baru kemarin ya (diberi diskon avtur), sementara pemesanan tiket sudah dari jauh-jauh hari terutama tiket online, sampai saat ini diskon-diskon tiket itu kami serahkan kepada operator," jelas Polana.

Baca juga : Pertamina Diskon Harga Avtur 20 Persen Hingga 31 Januari 2020

Ia berharap dengan adanya subsidi ini, bisa memberikan variasi harga tiket pesawat yang tetap terjaga pada tarif batas atas (TBA) dan tarif batas bawah (TBB).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Diharapkan harga harga tiket itu tidak mendekati batas atas tapi ada beberapa variasi harga tiket diantara koridor TBA dan TBB," ungkapnya.

Polana menyebut berdasarkan pemantauan Kemenhub sejak beberapa bulan terakhir, maskapai seperti Lion Air itu sudah menurunkan harha tiket pesawatnya. Namun hal ini tidak terkait dengan diskon avtur yang baru saja berlaku.

"Berdasarkan pemantauan, Lion Air sudah cukup jauh (penurunan harga) sudah tidak diatas batas TBA tapi sudah bervariasi diantara TBA dan TBB," jelasnya.

Meski demikian, menjelang Natal dan Tahun Baru jumlah pemudik yang menggunakan pesawat turun dibandingkan saat Lebaran pada Juni 2019. Penurunan jumlah ini karena masalah harga tiket dan selesainya pembangunan infrastruktur jalan tol di Pulau Jawa.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Strategi Bayar Utang Tak Jelas, Evergrande Tetap Yakin Bisa Keluar dari Krisis

Strategi Bayar Utang Tak Jelas, Evergrande Tetap Yakin Bisa Keluar dari Krisis

Whats New
Penggunaan QRIS Lintas Negara Bakal Diperluas ke Malaysia dan Arab Saudi

Penggunaan QRIS Lintas Negara Bakal Diperluas ke Malaysia dan Arab Saudi

Whats New
Kejar Investasi Rp 1.200 Triliun di 2022, Bahlil Minta Anggaran Kementeriannya Ditambah Rp 600 Miliar

Kejar Investasi Rp 1.200 Triliun di 2022, Bahlil Minta Anggaran Kementeriannya Ditambah Rp 600 Miliar

Whats New
Pengusaha Retail Keluhkan Regulasi Pemprov DKI Jakarta Terkait Larangan Display Rokok

Pengusaha Retail Keluhkan Regulasi Pemprov DKI Jakarta Terkait Larangan Display Rokok

Rilis
ADB Turunkan Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI 2022 Jadi 4,8 Persen

ADB Turunkan Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI 2022 Jadi 4,8 Persen

Whats New
Gubernur BI Beberkan Dampak Krisis Evergrande ke Indonesia

Gubernur BI Beberkan Dampak Krisis Evergrande ke Indonesia

Whats New
Tips Hindari Transaksi Bodong Pinjol Ilegal

Tips Hindari Transaksi Bodong Pinjol Ilegal

Rilis
 IHSG Parkir di Zona Hijau pada Penutupan Sesi I, Rupiah Melemah

IHSG Parkir di Zona Hijau pada Penutupan Sesi I, Rupiah Melemah

Whats New
Kementan dan Kemendag Beda Pendapat soal Penyebab Kenaikan Harga Jagung

Kementan dan Kemendag Beda Pendapat soal Penyebab Kenaikan Harga Jagung

Whats New
Bantah Pernyataan Menteri Perdagangan, Kementan Buka-bukaan Soal Stok Jagung

Bantah Pernyataan Menteri Perdagangan, Kementan Buka-bukaan Soal Stok Jagung

Whats New
ADB Kembali Pangkas Proyeksi Ekonomi RI, Jadi 3,5 Persen Sepanjang 2021

ADB Kembali Pangkas Proyeksi Ekonomi RI, Jadi 3,5 Persen Sepanjang 2021

Whats New
Harga Bitcoin Terus Merosot, Kini Sentuh Rp 590 Juta

Harga Bitcoin Terus Merosot, Kini Sentuh Rp 590 Juta

Whats New
Agustus 2021, Uang Beredar di Indonesia Hampir Tembus Rp 7.200 Triliun

Agustus 2021, Uang Beredar di Indonesia Hampir Tembus Rp 7.200 Triliun

Whats New
Anggota DPR Sebut Ada Warga yang Tak Bisa Cairkan BLT UMKM karena Belum Vaksinasi

Anggota DPR Sebut Ada Warga yang Tak Bisa Cairkan BLT UMKM karena Belum Vaksinasi

Whats New
Likuiditas Melimpah hingga Capai Level Tertinggi Sepanjang Sejarah, BI Minta Bank Salurkan Kredit

Likuiditas Melimpah hingga Capai Level Tertinggi Sepanjang Sejarah, BI Minta Bank Salurkan Kredit

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.