Tarik Wisatawan ke Labuan Bajo, Bank Indonesia Lakukan Jurus 3A-2P

Kompas.com - 10/12/2019, 12:50 WIB
Saah satu pemandangan Labuan Bajo, NTT yang bakal memikat wisatawan. KOMPAS.com/ADE MIRANTI KARUNIA SARISaah satu pemandangan Labuan Bajo, NTT yang bakal memikat wisatawan.

LABUAN BAJO, KOMPAS.com - Asisten Direktur Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, Rut W. Eka Trisilowati mengatakan, mempunyai strategi dalam meningkatkan pariwisata di wilayah timur Indonesia ini.

Strategi tersebut berupa pendekatan 3A-2P, yakni atraksi, amenitas, akses, people, dan promotion.

Untuk atraksi, Labuan Bajo yang nantinya akan menjadi wisata premium akan menonjolkan kegiatan diving, destinasi Kampung Adat, dan penataan Kampung Tenun.

Amenitas itu sendiri dijelaskan dengan adanya pembangunan cottage, homestay, restoran, dan gerai ekonomi kreatif yang bakal ditingkatkan sistem pembayarannya dengan non tunai. Pasalnya, saat ini Labuan Bajo masih belum menggunakan sistem pembayaran non tunai.

Baca juga: Leonardo DiCaprio Bakal Jadi Duta Pariwisata Labuan Bajo?

"Kemudian pemenuhan kebutuhan produksi untuk restoran, dan pemenuhan kebutuhan industri non makanan dan industri kreatif," katanya ditemui di Labuan Bajo, NTT, Senin (9/12/2019).

Selain itu, BI akan memperkenalkan produk unggulan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Labuan Bajo sebagai menarik peminat wisatawan dari mancanegara maupun domestik.

"Kita ingin memperkenalkan pariwisata Labuan Bajo yang jadi destinasi prioritas dari UMKM," ucapnya.

Baca juga: Gubernur NTT Sebut Wisatawan Miskin Tak Boleh ke Labuan Bajo, Ini Maksudnya



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X