Jelang Libur, Simak Tips Bepergian secara "Simple"

Kompas.com - 10/12/2019, 13:20 WIB
Ilustrasi liburan SHUTTERSTOCK/SEBRAIlustrasi liburan

LABUAN BAJO, KOMPAS.com - Biasanya menjelang Natal dan Tahun Baru, rata-rata orang telah berencana akan pergi berlibur ke suatu tempat maupun negara. Namun, terkadang ketika pergi berlibur panjang, kerap membawa banyaknya koper.

Apalagi di saat balik dari berlibur. Tentu saja bawaan kita semakin bertambah bukan?

Oleh sebab itu, Corporate Communications Strategic Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro memberikan beberapa tips dengan tema "tren bepergian simple".

Apabila penumpang hendak membawa bagasi saat bepergian maka bisa membeli bagasi. Sebaliknya, bila berangkat tanpa bagasi, maka tidak perlu membayar bagasi. Konsep ini memberikan nilai lebih ekonomis serta terjangkau yang disesuaikan kebutuhan.

Baca juga: Promo 12.12, Ini Tips Belanja Online dari Shopee

Penumpang atau tamu yang akan membawa bagasi dapat melakukan pembelian voucher bagasi (pre-paid baggage) melalui agen perjalanan (agent travel) dan kantor penjualan tiket Lion Air Group.

"Pembelian bagasi harga lebih hemat dapat dilakukan pada saat dan setelah pembayaran tiket (issued ticket), ketentuan batas waktu maksimum enam jam sebelum keberangkatan," katanya dalam keterangan tertulisnya, Selasa (10/12/2019).

Setiap penumpang terkecuali balita, diperbolehkan membawa satu bagasi kabin (cabin baggage) dengan maksimum berat 7 kilogram (kg), dan satu barang pribadi. Misalnya, tas laptop, perlengkapan bayi, bahan membaca, kamera, tas jinjing wanita ke dalam kabin (hand carry), yang mengikuti aturan berlaku sesuai maksimum ukuran dimensi bagasi kabin.

Setiap barang yang dibawa akan diberi label tanda bagasi dan juga akan ditempel pada lembar masuk pesawat (boarding pass).

"Hal ini harus ditunjukkan pada petugas di terminal kedatangan, guna tujuan verifikasi dan identifikasi," ujarnya.

Baca juga: Simak 4 Tips Lindungi Data Pribadi dari Diri-Sendiri

Lion Air Group mewajibkan barang-barang berharga atau bernilai dibawa ke dalam kabin untuk alasan keamanan, seperti perhiasan, uang, surat atau dokumen penting, kamera, ponsel, laptop.

"Barang atau benda yang dibawa ke kabin adalah tanggungjawab penumpang dan harus di bawah pengawasan pribadi," katanya.

Selain itu, dia mengimbau kepada seluruh penumpang untuk check-in lebih awal 120 menit sebelum jadwal keberangkatan penerbangan di terminal keberangkatan bandar udara. Hal tersebut guna meminimalisir dampak dari antrean panjang ketika check-in.

"Counter check-in Lion Air Group di akan tutup 30 menit sebelum waktu keberangkatan untuk penerbangan domestik," ujarnya.

Baca juga: Simak, Tips Batasi Biaya Liburan untuk Milenial



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Daftar Kartu Prakerja Gelombang 4 secara Offline

Cara Daftar Kartu Prakerja Gelombang 4 secara Offline

Whats New
Patra Jasa Terapkan Protokol Kesehatan di Unit Bisnis dan Wilayah Operasional

Patra Jasa Terapkan Protokol Kesehatan di Unit Bisnis dan Wilayah Operasional

Whats New
Sambut HUT RI, Pemerintah Beri Cashback Belanja Online hingga Rp 750.000

Sambut HUT RI, Pemerintah Beri Cashback Belanja Online hingga Rp 750.000

Spend Smart
Kemenparekraf Perkirakan Jumlah Wisatawan Tahun Ini Maksimal 4 Juta Orang

Kemenparekraf Perkirakan Jumlah Wisatawan Tahun Ini Maksimal 4 Juta Orang

Whats New
Aturan Resmi Terbit, Gaji Ke-13 PNS Segera Cair

Aturan Resmi Terbit, Gaji Ke-13 PNS Segera Cair

Whats New
Rencana Penggabungan BUMN Penerbangan dan Pariwisata Dinilai Akan Merugikan Maskapai

Rencana Penggabungan BUMN Penerbangan dan Pariwisata Dinilai Akan Merugikan Maskapai

Whats New
7 Istilah Pasar Saham Paling Dasar yang Perlu Diketahui (3)

7 Istilah Pasar Saham Paling Dasar yang Perlu Diketahui (3)

Spend Smart
Pemerintah Targetkan Bisa Vaksinasi Covid-19 ke 40 Juta Penduduk di Awal 2021

Pemerintah Targetkan Bisa Vaksinasi Covid-19 ke 40 Juta Penduduk di Awal 2021

Whats New
Ada Pandemi Covid-19,  JD.ID Catat Kenaikan Transaksi hampir 50 Persen

Ada Pandemi Covid-19, JD.ID Catat Kenaikan Transaksi hampir 50 Persen

Whats New
Tangkal Kampanye Negatif Sawit, Pemerintah Akan Bentuk Tim Khusus

Tangkal Kampanye Negatif Sawit, Pemerintah Akan Bentuk Tim Khusus

Whats New
Sejak Kampanye Bangga Buatan Indonesia Digulirkan, 1,1 Juta UMKM Sudah Go Digital

Sejak Kampanye Bangga Buatan Indonesia Digulirkan, 1,1 Juta UMKM Sudah Go Digital

Whats New
Janji Pemerintah: 2,1 Juta Korban PHK Diprioritaskan Jadi Peserta Kartu Prakerja

Janji Pemerintah: 2,1 Juta Korban PHK Diprioritaskan Jadi Peserta Kartu Prakerja

Work Smart
Jokowi Pertanyakan RI Punya 30 Bandara Internasional, Ini Respons Kemenhub

Jokowi Pertanyakan RI Punya 30 Bandara Internasional, Ini Respons Kemenhub

Whats New
Disinggung Jokowi, Ini Kerugian Banyaknya Bandara Internasional di Indonesia

Disinggung Jokowi, Ini Kerugian Banyaknya Bandara Internasional di Indonesia

Whats New
Banyak Kasus Pencurian Data, Ini Komentar JD.ID

Banyak Kasus Pencurian Data, Ini Komentar JD.ID

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X