4 Langkah Agar Bonus Akhir Tahun Anda Bermanfaat dan Tak Numpang Lewat

Kompas.com - 11/12/2019, 08:10 WIB
Ilustrasi karyawan perusahaan Shutterstock.comIlustrasi karyawan perusahaan
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Menjelang akhir tahun, banyak perusahaan yang kerap memberikan bonus kepada karyawannya. 

Besaran bonus di setiap perusahaan tentu berbeda. Ada yang satu kali lipat dari gaji pokok, ada juga yang dua kali lipat, bahkan tiga kali lipatnya.

Namun tentu sayang sekali bila Anda menghabiskan bonus dengan percuma, alias numpang lewat. Agar bonus Anda tidak habis dengan percuma, ada beberapa langkah yang dapat Anda lakukan.

Baca juga: Susi Pudjiastuti soal Ekspor Benih Lobster: Astagfirullah, Tak Boleh Kita Kufur...

Apa saja? berikut 4 langkah agar bonus akhir tahun bermanfaat dan tak numpang lewat:

1. Investasi

Tujuan investasi pada dasarnya adalah mendapatkan untung lebih besar dari yang anda keluarkan. Investasi juga bermacam jenis seperti investasi deposito, investasi saham ataupun investasi emas.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Business Development Director Lakuemas Junior Sambyanto mengusulkan investasi yang paling cocok adalah emas. Karena resiko terkena resesi investasi emas sangat sedikit.

Baca juga: Erick Thohir Akan Lebur Bisnis Sampingan BUMN, dari Hotel hingga Rumah Sakit

"Karena emas itu dalam bentuk barang jadi resiko resesi ya sedikit dan perlu diingat untuk membeli emas harus menggunakan sertifikat," ujarnya saat ditemui Kompas.com di Jakarta, Jumat (29/10/2019).

2. Lunasi Utang

Dengan cairnya tunjangan bonus anda dapat memanfaatkan momen ini untuk melunasi utang. Kalaupun bonus tidak cukup untuk melunasi utang sebaiknya anda dapat mencicilnya.

Baca juga: Kementan Bantah Banyak Sapi Indukan Mati dan Malnutrisi

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Meski Terpukul Pandemi, Industri Franchise Serap 628.000 Tenaga Kerja pada 2020

Meski Terpukul Pandemi, Industri Franchise Serap 628.000 Tenaga Kerja pada 2020

Whats New
Sewa Ayam hingga Paparazi, Ini 10 Jasa Sewa Teraneh di Dunia

Sewa Ayam hingga Paparazi, Ini 10 Jasa Sewa Teraneh di Dunia

Work Smart
Dua Pentolan Buruh Temui Ketum Kadin, Ini yang Dibahas

Dua Pentolan Buruh Temui Ketum Kadin, Ini yang Dibahas

Whats New
BUMN Sucofindo Buka Lowongan Kerja, Simak Posisi dan Kualifikasinya

BUMN Sucofindo Buka Lowongan Kerja, Simak Posisi dan Kualifikasinya

Work Smart
Ini 5 Hal yang Harus Dilakukan Pengusaha Franchise Menghadapi 2022

Ini 5 Hal yang Harus Dilakukan Pengusaha Franchise Menghadapi 2022

Whats New
Pelaku Bisnis Franchise Mulai Merasakan 'Angin Segar'

Pelaku Bisnis Franchise Mulai Merasakan "Angin Segar"

Whats New
Ini Susunan Direksi dan Komisaris PLN Terbaru

Ini Susunan Direksi dan Komisaris PLN Terbaru

Whats New
Masuk Daftar Obligor dan Debitor, Grup Texmaco: Kami Tidak Pernah Dapat BLBI

Masuk Daftar Obligor dan Debitor, Grup Texmaco: Kami Tidak Pernah Dapat BLBI

Rilis
'Tax Amnesty Jilid II' Dimulai 1 Januari 2022, Bagaimana Kesiapan Sistem IT-nya?

"Tax Amnesty Jilid II" Dimulai 1 Januari 2022, Bagaimana Kesiapan Sistem IT-nya?

Whats New
Rupiah dan IHSG Menguat di Sesi I, Asing Borong BBRI, BBCA, dan BBNI

Rupiah dan IHSG Menguat di Sesi I, Asing Borong BBRI, BBCA, dan BBNI

Whats New
Setelah Angkat Dirut Baru, Erick Thohir Rombak Jajaran Direksi PLN

Setelah Angkat Dirut Baru, Erick Thohir Rombak Jajaran Direksi PLN

Whats New
Menko Airlangga: Kemunculan Varian Omicron Bukti Akses Vaksin di Dunia Tak Merata

Menko Airlangga: Kemunculan Varian Omicron Bukti Akses Vaksin di Dunia Tak Merata

Whats New
Sempat Turun, Cadangan Devisa RI Kembali Meningkat Jadi 145,9 Miliar Dollar AS

Sempat Turun, Cadangan Devisa RI Kembali Meningkat Jadi 145,9 Miliar Dollar AS

Rilis
Jadi Presidensi, Ini 3 Fokus Utama RI di KTT G20 Tahun Depan

Jadi Presidensi, Ini 3 Fokus Utama RI di KTT G20 Tahun Depan

Whats New
Gandeng Standard Chartered, Prudential Indonesia Luncurkan 2 Dana Investasi Baru

Gandeng Standard Chartered, Prudential Indonesia Luncurkan 2 Dana Investasi Baru

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.