Kepala BKPM: Di Tanah Abang Sudah Susah Cari Produk Made in Indonesia

Kompas.com - 11/12/2019, 11:56 WIB
Keramaian Pasar Tanah Abang diatas jam 10.00 Albert SupargoKeramaian Pasar Tanah Abang diatas jam 10.00

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Rahadia mengatakan, produk garmen luar negeri saat ini telah membanjiri pasar Indonesia.

Bahkan, kata Bahlil, di Pasar Tanah Abang sudah sulit ditemukan produk asli buatan dalam negeri.

“Kalau cek di pasar-pasar, maupun di Tanah Abang itu sudah susah kita mendapatkan (produk) made in Indonesia, (kebanyakan) made in negara lain,” ujar Bahlil di kantornya, Jakarta, Rabu (11/12/2019).

Atas fenomena tersebut, Bahlil telah bertemu dengan para pelaku usaha industri tekstil Indonesia. Dia ingin mendapat penjelasan dari para pelaku usaha soal produk luar negeri yang membanjiri pasar dalam negeri.

“Kita mencari solusinya apa yang terbaik agar harga yang ada di kita itu tak jauh beda dengan harga dari negara lain yang melakukan impor ke negara kita,” kata Bahlil.

Usai bertemu para pelaku usaha industri tekstil Indonesia, Bahlil mengaku telah mendapat kesimpulan terkait permasalahan ini.

“Pertama, bahwa memang harus ada revitalisasi pabrik kita. Kedua, adalah persoalan perbankan kita untuk di UMKM uang harus dapatkan penetrasi. Ketiga, negara harus hadir dalam membuat regulasi untuk memudahkan mereka, termasuk dengan keringanan pajak,” ucap dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X