KILAS

Grab Pakai Kendaraan Listrik, Luhut Harap Penyedia Jasa Transportasi Lain Mengikuti

Kompas.com - 13/12/2019, 16:53 WIB


JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, mengapresiasi inisiatif Grab Indonesia yang mulai melakukan uji coba kendaraan bertenaga listrik untuk kegiatan operasionalnya.

“Ini sejalan dengan upaya pemerintah Indonesia menghadirkan kendaraan ramah lingkungan demi mengurangi maslah polusi udara,” ujarnya saat menghadiri acara Roadmap Ekosistem Kendaraan Listrik yang diselenggarakan Grab di Gedung Kementerian Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi, Jumat (13/12/2019).

Sekadar informasi, acara tersebut diselenggarakan dengan maksud mengumumkan secara resmi bahwa Grab Indonesia akan menggunakan kendaraan bertenaga listrik dalam menjalankan bisnisnya.

Maka dari itu, lanjut dia, dirinya berharap apa yang dilakukan Grab Indonesia menjadi pelecut semangat bagi penyedia jasa transportasi lain untuk melakukan hal serupa.

Baca juga: Menristek Sumringah Grab Gunakan Motor Listrik dari Gesits

“Demi memperkuat keamanan energi Indonesia, mewujudkan udara lebih bersih, dan menjadikan Indonesia sebagai bagian dari Ecosystem Roadmap (EV) Global Supply Chain,” terangnya.

Sementara itu, President of Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata mengatakan langkah ini merupakan bentuk dukungan Grab dalam membangun ekosistem kendaraan bertenaga listrik di Indonesia.

Dalam realisasinya, Grab bekerja sama dengan produsen mobil Hyundai, produsen motor Astra Honda Motor (AHM) dan produsen motor bertenaga listrik karya anak bangsa, yaitu Gesits.

Baca juga: Gandeng Produsen Kendaraan Bermotor, Grab Siap Uji Coba 20 Kendaraan Listrik

Adapun pada tahap awal Grab akan melakukan uji coba terlebih dahulu pada Januari 2020 dengan modal 20 kendaraan baik mobil dan motor.

Menurut rencana, Grab menargetkan pada akhir 2020 sebanyak 500 kendaraan listrik sudah beredar di Indonesia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.