Pengusaha Jepang Diajak Manfaatkan Peluang Bisnis di RI

Kompas.com - 13/12/2019, 17:16 WIB
Wakil Ketua DPR Rachmat Gobel saat ditemui di media center DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (8/10/2019). KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTOWakil Ketua DPR Rachmat Gobel saat ditemui di media center DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (8/10/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua DPR Bidang Koordinasi Industri dan Pembangunan Rachmat Gobel menyampaikan berbagai prospek ekonomi dan peningkatan kerja sama Indonesia- Jepang. Ini dilakukan Rachmat saat kunjungan kerja ke Jepang.

Rachmat menyampaikan hal itu di depan organisasi dunia usaha terbesar Jepang, Kaindanren.

Rachmat mengatakan, Indonesia tengah melakukan restorasi ekonomi dalam upaya mendorong transformasi dari negara berpenghasilan menengah (middle income) menuju negara berpenghasilan tinggi (high income) melalui visi Indonesia Emas 2045.

Transformasi ini membuka berbagai peluang usaha dan investasi dalam jumlah besar, yang merupakan prospek kerja sama ekonomi yang saling menguntungkan bagi kedua negara.

Baca juga: Peningkatan Nilai Perdagangan RI-Jepang Diyakini Berlanjut

“Kami berharap, sebagai salah satu mitra utama kerja sama ekonomi selama ini, dunia usaha Jepang yang tergabung dalam Keidanren ikut berkontribusi dalam memanfaatkan peluang kerja sama bisnis yang akan semakin terbuka di Indonesia,” kata Rachmat dalam keterangannya, Jumat (13/12/2019).

Menanggapi Rachmat, Wakil Ketua Federasi Keidanren bidang Kebijakan dan Aksi Fumiya Kokubu, mengatakan meski di tengah situasi ekonomi global yang sulit, pengusaha Jepang tetap berkomitmen menanamkan investasinya di Indonesia.

Kokubu menjelaskan pula, hubungan ekonomi Jepang-Indonesia harus semakin erat dan kuat, karena Indonesia adalah mitra ekonomi yang sangat strategis di wilayah Asia Tenggara.

Sementara itu Wakil Ketua Keidanren yang juga Ketua Komite Ekonomi Jepang-Indonesia Ken Kobayashi mengatakan, kemajuan ekonomi yang telah dicapai oleh Indonesia harus dibarengi pola pikir yang berubah, khususnya bagi anak-anak muda yang ingin bekerja.

"Dunia telah berubah. Indonesia yang melimpah dengan sumber daya alam, harus lebih maju daripada Jepang yang tidak memiliki sumber daya alam seperti Indonesia. Mari kita garap bersama dan maju bersama," kata Kobayashi.

Baca juga: Ke Jepang, Erick Thohir Bahas Peluang Kerja Sama di Bidang SDM dan Teknologi

Rachmat juga menyampaikan apresiasi kepada dunia usaha Jepang yang selama ini telah menanamkan modalnya di Indonesia. Investasi ini telah banyak memberi dampak positif dalam menggerakkan dan memajukan perekonomian Indonesia.

“Sejak Indonesia membuka peluang investasi melalui UU PMA pada 1968, Jepang adalah negara pertama yang merespon positif dengan mendirikan berbagai perusahaan patungan dengan Indonesia," jelasnya.

"Kerja sama yang terus berlangsung selama ini telah berkontribusi sangat siginifikan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia,” imbuh Rachmat.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X