Impor RI Naik Secara Bulanan, Ini Komoditasnya

Kompas.com - 16/12/2019, 14:25 WIB
Ilustrasi impor SHUTTERSTOCKIlustrasi impor
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Pusat Statistik ( BPS) mencatat, nilai impor RI sebesar 15,34 miliar dollar AS pada November 2019, naik 3,94 persen dibanding bulan sebelumnya yang hanya 14,76 miliar dollar AS.

Kepala BPS Suhariyanto menyebut, kenaikan impor terjadi pada dua sektor besar baik migas maupun non-migas. Namun, impor non-migas cenderung lebih besar sebesar 13,21 miliar dollar AS atau naik 1,55 persen secara bulanan (mtm).

"Dari komoditas, peningkatan impor terbesar terjadi pada golongan mesin dan perlengkapan elektrik sebesar 146,8 juta dollar. Sedangkan penurunan terbesar adalah golongan serealia sebesar 69,8 juta dollar AS," ucap Suhariyanto di Jakarta, Senin (16/12/2019).

Baca juga: LIPI: Barang Impor Banjiri E-commerce Lokal Bisa Ancam Industri Domestik

Sementara dari persentase, impor migas November 2019 mengalami peningkatan lebih besar sebesar 21,60 persen dibanding Oktober 2019. Impor migas November 2019 mencapai 2,13 miliar dollar AS.

Bila dilihat dari penggunaan barang, bahan baku masih mendominasi impor RI secara bulanan (mtm) meski secara tahunan mengalami penurunan (yoy). Impor bahan baku menduduki posisi pertama dengan struktur 72,80 persen.

Impor bahan baku mengalami peningkatan 2,63 persen menjadi 11,17 miliar dollar AS. Kemudian diikuti oleh barang modal yang naik 2,58 persen menjadi 2,50 miliar dollar AS.

Baca juga: Per Oktober, Utang Luar Negeri RI Bertambah Jadi Rp 5.606 Triliun

"(Impor) barang modal meningkat, seperti notebook komputer dari Tiongkok, dan radio equipment dari Prancis dan AS. Jadi komposisi impor tidak mengalami perubahan, sebagian besar masih bahan baku, barang modal, dan barang konsumsi 10,87 persen," ungkap Suhariyanto.

Adapun, negara pemasok impor non-migas terbesar selama 2019 itu ditempati oleh Tiongkok dengan nilai 40,51 miliar miliar dollar AS. Kemudian diikuti oleh Jepang sebesar 14,50 miliar dollar AS, dan Thailand 8,68 miliar dollar AS.

Meski naik secara bulanan, impor justru mengalami penurunan 9.24 persen secara tahunan. Sebab pada November 2018, nilai impor Indonesia mencapai 16,9 miliar dollar AS.

Baca juga: Keuntungan Sindikat Penyelundup Benih Lobster Tak Main-main

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X