Mandiri Syariah Salurkan Pembiayaan Rp 1,5 Triliun ke Muhammadiyah

Kompas.com - 16/12/2019, 18:15 WIB
Petugas Bank Mandiri Syariah melayani calon jemaah haji melakukan pelunasan Biaya Penyelenggaran Ibadah Haji (BPIH) di Kantor Cabang Mandiri Syariah Area Bekasi, di Bekasi, Jawa Barat, Senin (16/4/2018). ANTARA/Risky AndriantoPetugas Bank Mandiri Syariah melayani calon jemaah haji melakukan pelunasan Biaya Penyelenggaran Ibadah Haji (BPIH) di Kantor Cabang Mandiri Syariah Area Bekasi, di Bekasi, Jawa Barat, Senin (16/4/2018).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Syariah Mandiri (BSM/Mandiri Syariah) menyediakan fasilitas pembiayaan senilai total Rp 1,5 triliun ke Muhammadiyah. Pembiayaan itu guna memperkuat kerja sama antar kedua belah pihak.

"InsyaAllah melalui penandatanganan MoU hari ini, kami akan menyediakan tambahan plafon pembiayaan sebesar Rp 500 miliar sehingga total plafon yang disediakan menjadi sebesar Rp 1,5 triliun," kata Direktur Utama Mandiri Syariah Toni EB Subari dalam siaran pers, Senin (16/12/2019).

Dia menyampaikan, Mandiri Syariah sendiri telah bekerja sama dengan Muhammadiyah dalam pengembangan amal usaha. Hingga Oktober 2019, Mandiri syariah bekerja sama dalam pengembangan 80 amal usaha Muhammadiyah (AUM).

Baca juga: Mandiri Syariah Jadi Wali Amanat Penerbitan Sukuk PNM Rp 435 Miliar

Bila dirinci, pengembangan terdiri dari 39 AUM di Bidang Jasa Pendidikan, 40 AUM di Bidang Jasa Kesehatan, dan 1 AUM di sektor lainnya. Total portofolio AUM sebesar Rp 815,4 miliar.

Adapun, kerja sama tak hanya mencakup segi pembiayaan tapi juga layanan cash management (liquidity solution, receivable solution dan payable solution) maupun pemanfaatan produk dana, seperti tabungan mudharabah institusi, giro wadiah institusi, dan deposito. 

Begitu pun pemanfaatan produk pembiayaan untuk berbagai pengembangan AUM hingga penyediaan layanan Pembukaan loket Payment Point Online Bank (PPOB) pada setiap AUM.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Sejalan dengan peningkatan layanan terutama electronic channel (Mandiri Syariah Mobile, Net Banking dan ATM), kami berharap kerja sama ini dapat mebawa kemudahan bagi semua pihak. Dan menjadi kontribusi dalam pengembangan ekonomi syariah di Indonesia," tutup Toni.

Baca juga: Ini 6 Poin Penting Omnibus Law Perpajakan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kinerja Moncer, Microsoft hampir Menyalip Apple sebagai Perusahaan Paling Berharga

Kinerja Moncer, Microsoft hampir Menyalip Apple sebagai Perusahaan Paling Berharga

Whats New
Satgas Kembali Sita Uang hingga Properti milik Pengemplang BLBI, Ini Rinciannya

Satgas Kembali Sita Uang hingga Properti milik Pengemplang BLBI, Ini Rinciannya

Whats New
Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian Terbaru

Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian Terbaru

Spend Smart
Kisah 3 Sosok Pemuda Indonesia, Mengawali Bisnis dari Kegemaran hingga Go Internasional

Kisah 3 Sosok Pemuda Indonesia, Mengawali Bisnis dari Kegemaran hingga Go Internasional

Smartpreneur
Karyawan Tuding Dirut Garuda Liburan Keluarga ke New York Gunakan Fasilitas Perusahaan

Karyawan Tuding Dirut Garuda Liburan Keluarga ke New York Gunakan Fasilitas Perusahaan

Whats New
Siap-siap, Pemerintah Mau Berlakukan Pengetatan Mobilitas saat Nataru

Siap-siap, Pemerintah Mau Berlakukan Pengetatan Mobilitas saat Nataru

Whats New
IHSG Diprediksi Melemah, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

IHSG Diprediksi Melemah, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Whats New
IPO, Widodo Makmur Perkasa Tawarkan Saham di Kisaran Rp 160-Rp 220 Per Lembar

IPO, Widodo Makmur Perkasa Tawarkan Saham di Kisaran Rp 160-Rp 220 Per Lembar

Whats New
Wall Street Melemah, S&P 500 dan Dow Jones Terseret Saham Cyclical

Wall Street Melemah, S&P 500 dan Dow Jones Terseret Saham Cyclical

Whats New
Kemendag Pastikan Stok Minyak Goreng Aman

Kemendag Pastikan Stok Minyak Goreng Aman

Whats New
[POPULER MONEY] Daftar Maskapai RI yang Bangkrut | Pengumuman SKD dan SKB CPNS

[POPULER MONEY] Daftar Maskapai RI yang Bangkrut | Pengumuman SKD dan SKB CPNS

Whats New
OJK Proyeksikan Kredit Perbankan Tumbuh 4-5 Persen di Akhir 2021

OJK Proyeksikan Kredit Perbankan Tumbuh 4-5 Persen di Akhir 2021

Whats New
Tarif Transfer Antar-Bank Turun, Bagaimana Dampaknya ke Pendapatan Bank?

Tarif Transfer Antar-Bank Turun, Bagaimana Dampaknya ke Pendapatan Bank?

Whats New
Ini Sanksi bagi Laboratorium yang Tak Patuhi Aturan Harga Tes PCR

Ini Sanksi bagi Laboratorium yang Tak Patuhi Aturan Harga Tes PCR

Whats New
Menaker Sebut ADD VI Hasilkan 4 Kesepakatan

Menaker Sebut ADD VI Hasilkan 4 Kesepakatan

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.