Jiwasraya Cari Dana Rp 13 Triliun, Bagaimana Mendapatkannya?

Kompas.com - 17/12/2019, 11:11 WIB
Puluhan nasabah ketika melakukan audiensi dengan Komisi VI DPR RI terkait gagal bayar polis asurasi PT Asuransi Jiwasraya (Persero). KOMPAS.COM/MUTIA FAUZIAPuluhan nasabah ketika melakukan audiensi dengan Komisi VI DPR RI terkait gagal bayar polis asurasi PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

Sayangnya hingga saat ini belum diketahui siapa investor yang menanamkan modal melalui anak usaha Jiwasraya atau Jiwasraya Putra. Sementara pembentukan perusahaan holding asuransi juga masih belum pasti.

Untuk mengambil langkah lanjutan, Komisi XI berencana melakukan rapat gabungan bersama stake holder terkait, seperti Kementerian Keuangan, OJK, Komisi VI, dan Komisi XI.

Sebelumnya, dalam rapat bersama komisi VI DPR RI, Direktur Umum Jiwasraya, Hexana Tri Sasongko menyebut kewajiban pelunasan Rp 12,4 triliun yang dijanjikan akhir tahun ini tak mampu dibayarkan lantaran dana tak mencukupi.

"Kalau uangnya tidak mencukupi harus diatur, bagaimana memanfaatkannya. Saya enggak bisa menjanjikan apapun saat ini," ungkapnya di Gedung DPR RI, Senin (16/12/2019).

Hexana menyebut pihaknya tidak bisa menjanjikan kapan akan melakuka pelunasan. Hal ini mrnurutnya harus menunggu closinginvestor yang akan masuk para awal tahun 2020.

"Ada faktor X tapi di awal tahun 2020 diharapkan closing pertama investor. Ini bisa mengurai tapi pembayarannya dicicil dan tidak full," katanya.

Baca juga: Cerita Bos Samsung Indonesia yang Uangnya Macet di Jiwasraya Rp 8,2 Miliar

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X