Erick Thohir Ingin Anak Usaha BUMN di Sektor Pendidikan Bekerja Sama dengan Universitas

Kompas.com - 17/12/2019, 12:41 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir di Jakarta, Jumat (13/12/2019). KOMPAS.COM/MUTIA FAUZIAMenteri BUMN Erick Thohir di Jakarta, Jumat (13/12/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara ( BUMN) Erick Thohir menginginkan perusahaan-perusahaan pelat merah fokus menggarap bisnis intinya.

Misalnya, Erick tak ingin lagi ada perusahaan minyak dan gas memiliki anak usaha yang bergerak di sektor pendidikan.

“Pak Erick meminta supaya BUMN berikan CSR untuk pendidikan 30 persen. (Tapi hal itu) bukan berarti membuka pendidikan formal, nanti kualitasnya tidak sesuai standar,” ujar Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga, Senin (16/12/2019).

Arya menambahkan, lebih baik perusahaan BUMN menggandeng pihak universitas dalam pengelolaan anak usaha di bidang pendidikannya itu.

Baca juga: Erick Thohir Akan Rombak Jajaran Direksi PT KAI

Dengan begitu, perusahaan BUMN tersebut akan lebih fokus mengembangkan bisnisnya sesuai dalam bidangnya.

“Kerja sama saja dengan universitas, misalnya Pertamina dengan ITB atau PLN dengan IT . Supaya semua masuk ke core bisnis. Coba dipikirkan agar dikelola dengan baik biar lebih profesional,” kata Arya.

Arya mengaku pihaknya tengah memikirkan bagaimana skema kerja sama yang baik antara perusahaan-perusahaan plat merah dengan universitas-universitas terkemuka di Indonesia.

Bisa saja nantinya, bisnis pendidikan yang dimiliki perusahaan BUMN diserahkan pengelolaannya ke pihak universitas.

“Nanti dilihat kerja samanya. Kalau dia dipegang sama UI, berarti dikelola sama mereka. Ke depannya enggak gampang lagi bikin anak usaha seperti itu,” ucap dia.

Baca juga: Erick Thohir Terima Laporan soal Dugaan Penyelewengan Dana CSR Garuda

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X