Menteri Teten: Omnibus Law Bisa Dorong Investasi UMKM Naik 60 Persen

Kompas.com - 17/12/2019, 17:34 WIB
Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Menkop UKM), Teten Masduki, usai menghadiri acara Gerakan Warung Nasional di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Sabtu (14/12/2019).  KOMPAS.com/Dian Erika Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Menkop UKM), Teten Masduki, usai menghadiri acara Gerakan Warung Nasional di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Sabtu (14/12/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Rencana pemerintah merampingkan aturan perundang-undangan melalui rancangan Omnibus Law dinilai bakal meningkatkan investasi UMKM sebesar 60 persen hingga tahun 2024.

Hal ini disampaikan Menteri Kooperasi dan UMKM Teten Masduki saat ditemui di Kantornya di Jakarta Selatan, Selasa (17/12/2019).

"Saat ini kan investasi di UMKM sudah mencapai 58 persen, kita harapkan (dengan UU Omnibus law) bisa mencapai 60 persen sampai tahum 2024. Angkanya lupa sampai berapa tapi persentasinya sih sudah relatif baik," kata Teten.

Teten menyebutkan ada beberapa rincian dalam Rancangan Omnibus Law yang bisa meningkatkan potensi petumbuhan UMKM. Adapun hal-hal tersebut harus segera dibereskan karena menghambat untuk kemajuan usaha terutama UMKM.

"Ada 11 yah, undang-undang yang akan masuk ke Omnibus Law terutama undang-undang yang menghambat perijinan, sertifikasi, menghambat UMKM untuk tumbuh dan mendapatkan akses pembiyaan yang lebih besar. Karena banyak UU yang sepertinya mengkerangkeng UMKM dan koperasi untuk tumbuh," ungkap Teten.

Baca juga: Ini 6 Poin Penting Omnibus Law Perpajakan

Teten menyebut, investasi yang sangat diminati di Indonesia ada dari sektor Food and Beverges (F&B). Adapun model investasinya adalah modal ventura atau bentuk pembiayaan yang menyertakan modal ke dalam suatu perusahaan.

"Di sektor menengah itu yang lagi growing terutama di sektor makanan dan minuman. Ini banyak, soalnya investor sekarang banyak bertanya dimana sektor yang unggul dan mereka mau investasi," jelasnya.

Bahkan Teten menyebut industri F&B banyak diincar oleh investor untuk menanamkan modalnya. Diharapkan UU Omnibus Law bisa segera terbit, agar perijinan dan investasi bisa lebih mudah.

"Saya kira banyak banget, misal di kopi, banyak yang sudah mulai masuk 7 juta dollar AS sampai 9 juta dollar AS. Lalu bikin gerai kopi di berbagai tempat. Di F&B yang paling banyak dan investornya lagi ngincar itu," kata Teten.

Adapun upaya menarik investor, menurut Teten masih sedang dibicarakan. Namun belum ada kejelasan pastinya apakah investasi asing akan dibuka seluruhnya atau tidak.

"Ini masih ada upaya tarik menarik di kabinet, apakah investasi asing mau dibuka seluruhnya termasuk UMKM atau dibatasi. Per hari ini sudah disertakan 58 persen investasi masuk ke UMKM," tegasnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bagaimana IHSG Jelang Idul FItri? Simak Rekomendasi Sahamnya

Bagaimana IHSG Jelang Idul FItri? Simak Rekomendasi Sahamnya

Whats New
Daftar 10 Aset Kripto Paling Cuan Sepekan, Ada yang Meroket 700 Persen

Daftar 10 Aset Kripto Paling Cuan Sepekan, Ada yang Meroket 700 Persen

Earn Smart
Apa Tujuan dari Koperasi?

Apa Tujuan dari Koperasi?

Whats New
Lampaui Target, Pertamina Geothermal Energy Produksi 4.618 GWh Listrik

Lampaui Target, Pertamina Geothermal Energy Produksi 4.618 GWh Listrik

Whats New
Simak Hal-hal yang Perlu Kamu Ketahui Sebelum Mulai Investasi Kripto

Simak Hal-hal yang Perlu Kamu Ketahui Sebelum Mulai Investasi Kripto

Earn Smart
Hari Ketiga Larangan Mudik, Kemenhub: Ada 14.751 Orang Lakukan Perjalanan Non-Mudik

Hari Ketiga Larangan Mudik, Kemenhub: Ada 14.751 Orang Lakukan Perjalanan Non-Mudik

Whats New
51 Persen Saham Freeport di MIND ID Bakal Dijual Melalui IPO?

51 Persen Saham Freeport di MIND ID Bakal Dijual Melalui IPO?

Whats New
[POPULER MONEY] THR PNS, Janji Sri Mulyani dan Tudingan Tak Bersyukur | Harga Dogecoin Anjlok 30 Persen

[POPULER MONEY] THR PNS, Janji Sri Mulyani dan Tudingan Tak Bersyukur | Harga Dogecoin Anjlok 30 Persen

Whats New
Larangan Mudik, Menhub: Transportasi Penumpang Turun Signifikan, Angkutan Barang Stabil

Larangan Mudik, Menhub: Transportasi Penumpang Turun Signifikan, Angkutan Barang Stabil

Whats New
Bayar Zakat Fitrah Secara Online, Ini 3 Platform yang Bisa Digunakan

Bayar Zakat Fitrah Secara Online, Ini 3 Platform yang Bisa Digunakan

Whats New
Mudik Dilarang, Sehari 14.751 Orang Bepergian Naik Pesawat Hingga Bus

Mudik Dilarang, Sehari 14.751 Orang Bepergian Naik Pesawat Hingga Bus

Whats New
Sekjen Kemnaker: Segera Laporkan Pelanggaran THR ke Posko Terdekat

Sekjen Kemnaker: Segera Laporkan Pelanggaran THR ke Posko Terdekat

Whats New
Mudik Dilarang, Trafik Truk dari Jawa ke Sumatera Naik 24 Persen

Mudik Dilarang, Trafik Truk dari Jawa ke Sumatera Naik 24 Persen

Whats New
[TREN EDUKASI KOMPASIANA] Tip Sederhana Taklukan Beasiswa S2 LPDP | Kuliah di Luar Negeri, Manfaatnya Apa Sih?

[TREN EDUKASI KOMPASIANA] Tip Sederhana Taklukan Beasiswa S2 LPDP | Kuliah di Luar Negeri, Manfaatnya Apa Sih?

Rilis
Bukan Bipang, Erick Thohir Promosikan Nasi Goreng Babat Pak Sumarsono

Bukan Bipang, Erick Thohir Promosikan Nasi Goreng Babat Pak Sumarsono

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X