Pertama Kalinya, Kemenhub Fasilitasi Penyandang Disabilitas Mudik Gratis

Kompas.com - 21/12/2019, 19:32 WIB
Budi Setiyadi melepas pemudik disabilitas di Jakarta, Sabtu (21/12/2019). KOMPAS.com/ELSA CATRIANABudi Setiyadi melepas pemudik disabilitas di Jakarta, Sabtu (21/12/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Untuk pertama kalinya Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat memfasilitasi penyandang disabilitas untuk mudik secara gratis dengan mengalokasikan sebanyak 3 bus.

Tiga bus ini diberangkatkan dengan tujuan Jakarta-Solo yang terdiri dari 1 bus akses, 1 bus Elf dan 1 bus medium.

Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi mengatakan Nataru 2020 ini sedikit berbeda dari yang sebelumnya yaitu memberi fasilitas kepada kaum disabilitas untuk diberangkatkan mudik secara gratis.

"Total pemudik ada 42 yang disabilitas, Tunanetra 36 orang, yang menggunakan Kursi Rosa 6 orang dan ikut pendamping 7 orang," ujarnya di Jakarta, Sabtu (21/12/2019).

Berdasarkan pantauan Kompas.com, bus yang disediakan tersebut memiliki alat khusus yaitu lift untuk mempermudah masuknya kursi roda yang digunakan para kaum disabilitas.

Budi juga menjelaskan saat ini kaum disabilitas yang diberangkatkan berasal dari Asosiasi Mudik Ramah Anak dan Disabilitas (MRAD). Untuk ke depannya, para kaum disablitas yang mendaftar secara pribadi juga bisa mendapatkan mudik gratis ini.

"Ini kan baru pertama kali, jadi kita berikan kepada kaum disabilitas yang berada dalam naungan Asosiasi MRAD namun untuk ke depannya ketika mudik lebaran, penyandang disabilitas yang mendaftar secara pribadi juga bisa," tutupnya.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X