Simak, Ini Cara agar Terhindar dari Tawaran Perumahan Syariah Bodong

Kompas.com - 23/12/2019, 15:28 WIB
Ilustrasi rumah Kementerian PUPRIlustrasi rumah

JAKARTA, KOMPAS.com - Belakangan ini sedang ramai mengenai penipuan perumahan berbasis syariah.

Namun, bagaimana cara konsumen untuk terhindar dari perumahan syariah bodong?

Head Mortage Permata Bank, Dewi Damajanti Widjaja menjelaskan apa saja yang harus diperhatikan oleh konsumen sebelum membeli rumah berbasis syariah.

"Pertama harus dilihat, perumahan tersebut ada back up dari bank atau tidak, jadi jangan melihat dari brosur saja," ucap Dewi saat ditemui di Plaza Senayan, Senin (23/12/2019)

Baca juga: Laporan Konsumen Terkait Masalah Perumahan Terbanyak Diterima BPKN

Dewi melanjutkan, setelah melihat ada atau tidaknya bank yang sebaiknya konsumen kembali melakukan konfirmasi atau pengecekan ke bank tersebut.

"Dilihat itu perumahannya dimana lalu di cek ke bank yang terdekat dari lokasi, apakah benar ada kerja sama dengan developer tersebut atau melakukan pengecekan melalui call center banknya," ujarnya.

Diketahui, dalam dua bulan terakhir, Polda Metro Jaya mengungkap dua kasus penipuan penjualan rumah syariah di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Para tersangka menipu korbannya dengan modus yang sama, yakni penjualan rumah syariah tanpa riba, tanpa pengecekan Bank Indonesia (BI checking), tanpa bunga kredit, dan penawaran harga rumah yang murah.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X