Kopilotnya Meninggal di Hotel, Ini Penjelasan Lion Air

Kompas.com - 24/12/2019, 09:05 WIB
Ilustrasi pesawat Lion Air AirbusIlustrasi pesawat Lion Air

PONTIANAK, KOMPAS.com - Maskapai Lion Air menyatakan pihaknya bekerja sama dengan berbagai pihak  terkait meninggalnya kopilot Aryo Noor Faizal. Arya  ditemukan meninggal di salah satu hotel di Pontianak, dengan dugaan awal adalah serangan jantung, pada Senin (23/12/2019) pukul 16.00 WIB.

" Lion Air bekerja sama dan berkoordinasi dengan berbagai pihak dalam proses penanganan jenazah. Lion Air menyampaikan rasa duka cita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya salah satu penerbang (kopilot) tersebut," kata Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro melalui siaran pers yang diterima Kompas.com.

Menurit dia, sepanjang karirenya Aryo memiliki catatan baik, dari perilaku, kesehatan, kinerja, dan tidak terlibat penggunaan narkoba serta obat-obat terlarang.

Baca juga: Kopilot Lion Air Meninggal di Hotel, Diduga Kena Serangan Jantung

Danang juga menyebut, catatan rekam medis Aryo pada 16 September 2019 juga tidak bermasalah dan Aryo dinyatakan sehat dan laik terbang (fit for flight).

Sebelum meninggal sebut Danang,  Aryo memiliki jadwal penerbangan untuk kembali ke Jakarta melalui Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang (CGK). Namun dalam penerbangan ini dia sebagai extra crew yakni awak pesawat yang ikut dalam penerbangan tetapi tidak aktif (hanya sebagai penumpang).

Atas insiden ini, pihak Lion Air tetap berupaya dan berkomitmen dalam memberikan pelayanan terbaik dengan senantiasa mengutamakan aspek keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan.

Lion Air juga menyatakan, kepatuhan dalam menjalankan kebijakan regulator dan standar prosedur operasi perusahaan serta ketentuan internasional.

Baca juga: Lion Air Angkat Suara terkait Penalti Rp 7 Miliar ke Pilot Wings Air

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Stafsus Erick Thohir: Hampir Semua Negara “Bertempur” Mencari PCR

Stafsus Erick Thohir: Hampir Semua Negara “Bertempur” Mencari PCR

Whats New
[POPULER MONEY] Luhut Tetap Ingin Tuntut Said Didu | Jumlah Paten China Kalahkan AS

[POPULER MONEY] Luhut Tetap Ingin Tuntut Said Didu | Jumlah Paten China Kalahkan AS

Whats New
Bill Gates Prediksi AS Benar-benar Terbebas dari Virus Corona Pada Tahun 2021

Bill Gates Prediksi AS Benar-benar Terbebas dari Virus Corona Pada Tahun 2021

Whats New
Kadin Usul Pemerintah Bantu Bayar THR Karyawan

Kadin Usul Pemerintah Bantu Bayar THR Karyawan

Whats New
Wastafel Portabel Produksi BLK Lembang Mulai Didistribusikan

Wastafel Portabel Produksi BLK Lembang Mulai Didistribusikan

Whats New
Kemenhub Godok Aturan soal Pengendalian Mudik 2020

Kemenhub Godok Aturan soal Pengendalian Mudik 2020

Whats New
1,2 Juta Pekerja Dirumahkan dan PHK, Menaker Minta Pengusaha Cari Solusi Lain

1,2 Juta Pekerja Dirumahkan dan PHK, Menaker Minta Pengusaha Cari Solusi Lain

Whats New
BAZNAS Salurkan Infak Biaya Asuransi untuk 17.000 Relawan Gugus Tugas Covid-19

BAZNAS Salurkan Infak Biaya Asuransi untuk 17.000 Relawan Gugus Tugas Covid-19

Whats New
Pemerintah Alihkan Dana Desa hingga Rp 24 Triliun untuk BLT

Pemerintah Alihkan Dana Desa hingga Rp 24 Triliun untuk BLT

Whats New
Siap-siap, Pemerintah Bakal Guyur 250.000 Ton Gula ke Pasar

Siap-siap, Pemerintah Bakal Guyur 250.000 Ton Gula ke Pasar

Whats New
DANA Ajak Penggunanya Mendata Warung, Untuk Apa?

DANA Ajak Penggunanya Mendata Warung, Untuk Apa?

Whats New
Dukung Pembatasan Sosial, PGN Terapkan Catat Meter Mandiri dan Dorong Pembayaran Daring

Dukung Pembatasan Sosial, PGN Terapkan Catat Meter Mandiri dan Dorong Pembayaran Daring

Whats New
Bank dan Leasing Sudah Mulai Terima Keringanan Kredit Nasabah

Bank dan Leasing Sudah Mulai Terima Keringanan Kredit Nasabah

Whats New
Demi Penanganan Corona, Sri Mulyani Tunda Pencairan Anggaran Proyek Infrastruktur Kurang Prioritas

Demi Penanganan Corona, Sri Mulyani Tunda Pencairan Anggaran Proyek Infrastruktur Kurang Prioritas

Whats New
Pemilik Djarum Masih Jadi Orang Terkaya RI versi Forbes 2020

Pemilik Djarum Masih Jadi Orang Terkaya RI versi Forbes 2020

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X