KILAS

BPH Migas Pastikan Pasokan BBM, Listrik, hingga LPG Aman Selama Nataru

Kompas.com - 24/12/2019, 12:36 WIB
Menteri ESDM Arifin Tasrif, Kepala BPH Migas M. Fanshurullah Asa, dan Plt. Dirjen Migas Kementerian ESDM Djoko Siswanto, memberi konferensi pers terkait sektor ESDM dalam Nataru, kepada awak media. DOK. BPH MigasMenteri ESDM Arifin Tasrif, Kepala BPH Migas M. Fanshurullah Asa, dan Plt. Dirjen Migas Kementerian ESDM Djoko Siswanto, memberi konferensi pers terkait sektor ESDM dalam Nataru, kepada awak media.

KOMPAS.com - Selama Natal dan tahun baru ( Nataru), Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) selaku penanggung jawab posko nasional sektor Energi dan Sumber Daya Mineral ( ESDM) bertugas mengawasi posko nasional.

Untuk itu, BPH Migas melakukan berbagai upaya seperti kunjungan dan koordinasi untuk memastikan ketersediaan pasokan BBM, listrik, dan LPG.

Menteri ESDM Arifin Tasrif langsung meninjau posko nasional sektor ESDM di Kantor BPH Migas, Jakarta Selatan, Senin (23/12/2019).

Untuk memastikan kondisi ketenagalistrikan, Arifin melakukan video conference (vicon) dengan PT PLN wilayah Nusa Tenggara Timur, Sumatera Bagian Utara, Papua, Maluku, dan Maluku Utara.

Baca juga: Pertamina Minta BPH Migas Atur Tata Cara Penjualan BBM di SPBU

Dalam vicon itu, Arifin meminta kondisi kelistrikan terus dipantau dan tidak ada pemadaman listrik, terutama di daerah yang mayoritas penduduknya merayakan Natal.

Arifin juga meminta PLN mengonversi pembangkit dengan gas dan mengembangkan pembangkit energi baru dan terbarukan (EBT) seperti hydro dan biomasa yang potensinya dimiliki Papua dan Papua Barat.

Selanjutnya, Arifin, Fanshurullah, dan Djoko, melakukan vicon dengan Pusat Komando dan Kendali (Puskodal) kantor pusat PT Pertamina, serta Posko Nataru di PT Pertamina MOR V dan VII guna memastikan ketersediaan pasokan BBM.

Hasilnya, sejauh ini penyaluran BBM tidak ada kendala berarti.

Baca juga: BPH Migas Minta Digitalisasi Nozel Dilengkapi Identifikasi Konsumen

Vicon juga dilakukan dengan posko antisipasi bencana geologi di Badan Geologi Bandung, Pos pengamat Gunung Agung, Gunung Bromo, dan Gunung Sinabung.

Dari vicon tersebut, diketahui Gunung Agung dan Gunung Sinabung dalam keadaan siaga. Masyarakat di sekitar lokasi pun diimbau tetap waspada dan tidak melakukan kegiatan pada radius 3 hingga 4 kilometer dari puncak gunung/kawah.

Halaman:
Baca tentang
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X