Tol Trans Jawa Picu Berkurangnya Konsumsi Avtur Saat Libur Akhir Tahun

Kompas.com - 24/12/2019, 15:15 WIB
Depot Pengisian Pesawat Udara Hang Nadim, Batam, Kepri terus meningkatkan pelayanannya dalam menyediakan avtur terhadap sejumlah maskapai yang ada di Bandara Hang Nadim, Batam. Hal ini bertujuan untuk membantu kelancaran tranfortasi udara guna mempersingkat jarak dan waktu antara daerah satu ke daerah lainnya yang ada di Indonesia. KOMPAS.COM/ HADI MAULANADepot Pengisian Pesawat Udara Hang Nadim, Batam, Kepri terus meningkatkan pelayanannya dalam menyediakan avtur terhadap sejumlah maskapai yang ada di Bandara Hang Nadim, Batam. Hal ini bertujuan untuk membantu kelancaran tranfortasi udara guna mempersingkat jarak dan waktu antara daerah satu ke daerah lainnya yang ada di Indonesia.

KARAWANG, KOMPAS.com - Direktur Pemasaran Retail PT Pertamina (Persero), Mas'ud Khamid mengatakan, konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis avtur selama periode libur Natal dan Tahun Baru menurun.

Ini terutama terjadi di Pulau Jawa.

Lain halnya di luar Pulau Jawa, kebutuhan akan BBM untuk penerbangan ini masih tinggi. Diproyeksikan hingga Tahun Baru 2020 nanti kebutuhan Avtur meningkat sebesar 4 persen.

"Kalau avtur di Jakarta dan Jawa Tengah kita lihat turun. Tapi, kalau di luar Pulau Jawa naik. Karena di Pulau Jawa banyak substitusi lewat jalan tol itu," katanya saat menyambangi SPBU KM 57 Cikampek, Selasa (24/12/2019).

Baca juga: Libur Nataru, Pertamina Tambah 25 Persen Pasokan BBM di Jalan Tol

Sementara, kebutuhan gas LPG juga meningkat selama Nataru. Jenis LPG Public Service Obligation (PSO) atau subsidi masih menjadi favorit bagi ibu rumah tangga ketimbang non subsidi Bright Gas.

Untuk kebutuhan tabung gas 3 kilogram meningkat sebesar 4 persen, sedangkan LPG Non PSO turun 5 persen.

"Penggunaan LPG tidak ada kekhususan karena ya orang pindah saja. Dulu (masak) di rumahnya, sekarang mudik masak di rumah orang tua. Kebutuhan pangan itu segitu-segitu saja. Ada naik enggak lebih dari 3-4 persen selama Nataru," ujarnya.

Baca juga: Masuki Puncak Mudik Nataru, Pertamina Antisipasi Pasokan BBM dan LPG

Mas'ud menambahkan, meningkatnya penggunaan LPG selama libur Nataru terjadi perubahan perilaku konsumen, tidak hanya konsumsi rumah tangga, tetapi juga di lokasi wisata.

Untuk LPG selama Nataru, Pertamina telah menyiagakan 638 Stasuin Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBBE), 3.264 agen dan 32.258 pangkalan siaga yang tersebar di seluruh Indonesia.

"Tetapi ada titik-titik tertentu, lokasi wisata atau lokasi tujuan libur Natal itu pasti naik. Karena memang konsumennya bergeser ke situ," ujarnya.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X