Rupiah Pagi Menguat ke Level Rp 13.975 Per Dollar AS

Kompas.com - 26/12/2019, 10:16 WIB
Ilustrasi rupiah dan dollar AS THINKSTOCKSIlustrasi rupiah dan dollar AS

JAKARTA, KOMPAS.com - Pasca libur Natal, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS mengalami penguatan awal perdagangan di pasar spot pada Kamis (26/12/2019).

Rupiah dibuka pada level Rp 13.975 atau menguat 4 poin sebesar 0,03 persen dibanding penutupan Senin Rp 13.979 per dollar AS.

Kepala Riset dan Edukasi PT Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan, meskipun pada awal perdagangan menguat, rupiah masih akan mengalami tekanan akibat isu perang dagang Amerika Serikat-China.

"Isu ( kesepakatan dagang) ini berpotensi memberikan tekanan pelemahan ke rupiah," kata Ariston kepada Kompas.com.

Baca juga: Rupiah Loyo di Musim Liburan, Apa Penyebabnya?

Adiston menyebut, sejauh ini pergerakan nilai tukar rupiah masih dipengaruhi sentimen pihak AS yang terlalu ikut campur dalam urusan internal China.

"Kekhawatiran pasar mengenai kesepakatan dagang kembali meninggi jelang akhir tahun setelah media mengabarkan bahwa Presiden Xi Jinping menegaskan kepada Trump bahwa AS telah mengintervensi terlalu jauh kebijakan dalam negri Tiongkok terutama terkait masalah Hong Kong dan Uighur," kata Ariston.

Ariston mengatakan, hal ini dikhawatirkan akan mempengaruhi rencana kedua negara untuk menunda penandatanganan kesepakatan dagang.

"Pasar khawatir ini akan menjadi alasan kesepakatan ditunda atau malah tidak jadi," jelasnya.

Ariston memproyeksikan rupiah hari ini akan bergerak pada kisaran Rp 13.960 per dollar AS sampai dengan Rp14.000 per dollar AS.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X