Ini Daftar Miliarder Dunia Paling Untung dan Buntung di Tahun 2019

Kompas.com - 26/12/2019, 13:41 WIB
August Zuckerberg, Priscilla Chan, Mark Zuckerberg, dan Max Zuckerberg.
FACEBOOK/ MARK ZUCKERBERG August Zuckerberg, Priscilla Chan, Mark Zuckerberg, dan Max Zuckerberg.

JAKARTA, KOMPAS.com - Tahun 2019 merupakan tahun yang menguntungkan bagi para miliarder dunia.

Pasalnya, sebanyak 5 orang miliarder dunia berhasil mengeruk kekayaan terbesar tahun ini bertambah kaya setidaknya 112 miliar dollar AS sepanjang tahun.

Angka tersebut mningkat dua kali lipat jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, di total nilai kekayaan dari lima miliarder dengan peningkatan harta terbesar hanya bertambah kaya 48 miliar dollar AS.

Pemicu dari lonjakan jumlah harga tersebut adalah lompatan harga saham yang tak hanya terjadi di Amerika Serikat namun juga beberapa pasar saham lain di dunia.

Baca juga: Ini Daftar Miliarder yang Jumlah Hartanya Meningkat Paling Pesat dalam 10 Tahun

Miliarder yang nilai hartanya meningkat paling pesat tahun ini adalah Bernard Arnault, pendiri dari perusahaan produsen barang mewah LVMH (Louis Vuitton, Bvlgari, Dior, and Fendi).

Orang paling kaya ketiga di dunia tersebut lebih kaya 40 miliar dollar AS jika dibandingkan dengan tahun lalu. Selisih kenaikan jumlah harta Arnault mencapai 18 miliar dollar AS jika dibandingkan dengan pendiri Facebook Mark Zuckerberg yang berada di posisi kedua.

Tahun ini, Zuckerberg mencatatkan peningkatan harta sebesar 22,1 miliar dollar AS, peningkatan signifikan jika dibandingkan tahun lalu di mana kekayaannya justru merosot hingga 18,7 miliar dollar AS.

Sementara itu, Jeff Bezos yang tahun lalu menempati posisi sebagai miliarder dengan peningkatan harta terbesar, tahun ini justru mengalami kemerosotan.

Seiring dengan proses perceraian senilai 30 miliar dollar AS dengan istrinya MacKenzie Bezos, kekayaan dia merosot 13 miliar dollar AS. Meski di sisi lain saham Amazon sepanjang tahun ini meningkat hingga 18 persen.

Baca juga: Jeff Bezos Larang Gunakan PowerPoint saat Rapat, Kenapa?

Namun demikian, kemerosotan harta para miliarder ini tak melulu disebabkan oleh hal negatif. Azim Premji, yang merupakan CEO perusahaan IT senilai 8,4 miliar dolar AS misalnya, dirinya telah menghibahkan 60 persen sahamnya untuk yayasannya tahhun ini.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Forbes
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X