Kompas.com - 01/01/2020, 21:13 WIB
Banjir masih menggenang wilayah Kebon Jeruk, Jakarta Barat pada Rabu (1/1/2020) malam. KOMPAS.com/NICHOLAS RYANBanjir masih menggenang wilayah Kebon Jeruk, Jakarta Barat pada Rabu (1/1/2020) malam.

JAKARTA, KOMPAS.com - Akibat banjir yang melanda kawasan Jabodetabek, PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) melakukan pemadaman listrik sementara di beberapa kawasan.

Namun, secara resmi pukul 19.00 WIB, PLN kembali menyalakan gardu listrik yang dinilai aman.

"PLN sudah mulai menyalakan gardu distribusi di sejumlah lokasi yang aman bagi masyarakat. Sebelumnya akibat banjir yang terjadi disejumlah titik yang melanda sebagian Jakarta, Bogor, Depok, Tanggerang dan Bekasi," ungkap Executive Vice President Corporate Communication dan CSR PLN, I Made Suprateka, Rabu (1/1/2020).

Baca juga: Banjir, 3.100 Gardu PLN di Jabodetabek Dipadamkan

Pemadaman terpaksa dilakukan PLN sementara di sejumlah wilayah untuk menjaga keselamatan warga agar terhindar dari bahaya arus listrik.

Berdasarkan pantauan hingga saat ini, dari 23.700 gardu distribusi yang ada di Jabodetabek sebanyak 3.311 gardu distribusi listrik PLN dipadamkan sementara.

"Beberapa gardu yang sudah mulai dinyalakan yakni Bintaro, Ciputat, Ciracas, Kebon Jeruk, Kramat Jati, Marunda, Pondok Gede dan sebagian di Pondok Kopi dan Menteng," jelasnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebaliknya, karena tingginya genangan air, maka di beberapa wilayah terpaksa dipadamkan seperti di wilayah Bandengan, Bulungan, Cempaka Putih, Cengkareng dan Lenteng Agung.

Baca juga: Listrik PLN Padam, Suplai Air Aetra Terganggu

Sementara untuk Banten dari 228 Gardu Distribusi yang sebelumnya mengalami pemadaman, kini sudah dilakukan pemulihan sebanyak 19 Gardu Distribusi yang terletak di wilayah Serpong dan Banten Selatan.

"PLN mohon maaf untuk pemadaman sementara yang dilakukan, kami amankan listriknya sampai benar-benar siap untuk dinyalakan agar masyarakat terhindar dari sengatan listrik,karena keselamatan warga adalah yang utama," jelas Suprateka.

Terkait hal ini, PLN memohon maaf dan meminta pengertian warga untuk daerah yang terdampak pemadaman listrik disekitar atau dekat lokasi banjir, hal ini terpaksa dilakukan demi keselamatan warga yang terdampak banjir.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.