Buka Perdagangan BEI 2020, Jokowi: Goreng Saham Tidak Boleh Ada Lagi!

Kompas.com - 02/01/2020, 10:26 WIB
Presiden Jokowi saat berkeliling di Kawasan Kota Lama Semarang, Senin (30/12/2019) KOMPAS.com/RISKA FARASONALIAPresiden Jokowi saat berkeliling di Kawasan Kota Lama Semarang, Senin (30/12/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) berpesan kepada otoritas Bursa Efek Indonesia (BEI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI) agar segera membersihkan dari praktik-praktik jual beli saham yang selama ini dianggap dapat mengurangi minat investor yang ingin berinvestasi di Indonesia.

Pasalnya, banyak oknum manipulator yang memanfaatkan pasar saham untuk menguntungkan secara individual, namun berdampak kerugian terhadap negara.

"Dari 100 digoreng-goreng jadi 1.000, digoreng-goreng jadi 4.000. Goreng saham tidak boleh ada lagi, berikan perlindungan terhadap investor," kata Jokowi dalam pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) 2020, di Jakarta, Kamis (2/1/2020).

Baca juga: Jokowi: Jangan Sampai Pinjam ke Rentenir, Hati-hati...

Jokowi pun mengingatkan kembali kepada ketiga institusi tersebut agar terus waspada dan mencermati pergerakan dari oknum manipulator.

"Jangan kalah dan hati-hati, harus bersih (terhadap manipulator). Karena bursa yang bersih dan berintegritas akan membawa dampak ke depan lebih baik lagi," ujarnya.

Bila di pasar saham tidak ada lagi manipulatif, maka investor domestik maupun asing akan berduyun-duyun masuk ke Indonesia untuk berinvestasi. Sebab menurut dia, Indonesia kini tengah dilirik banyak negara karena dinilai banyak potensi menguntungkan.

Baca juga: Sri Mulyani Minta BEI dan OJK Bersihkan Oknum Predator

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X