Bagaimana Cara Urus Arsip Hilang dan Hanyut Karena Banjir?

Kompas.com - 02/01/2020, 16:39 WIB
Sejumlah warga mengevakuasi korban yang terendam banjir di Jl. Raya Pondok Gede, Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (1/1/2020). Luapan air Kali Baru sebabkan wilayah Kramat Jati terendam hingga sebahu orang dewasa. KOMPAS.com/M ZAENUDDINSejumlah warga mengevakuasi korban yang terendam banjir di Jl. Raya Pondok Gede, Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (1/1/2020). Luapan air Kali Baru sebabkan wilayah Kramat Jati terendam hingga sebahu orang dewasa.

JAKARTA, KOMPAS.com - Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) siap memperbaiki arsip Anda yang mungkin saja rusak karena banjir yang melanda Jabodetabek sejak Rabu (1/1/2020).

Adapun arsip yang bisa diperbaiki meliputi Akta Perkawinan, Akta Kelahiran, Kartu Keluarga, KTP, Sertifikat Tanah, Ijazah, dan lain-lain mesti ada bukti fisiknya dan belum dilaminating.

Lantas, bagaimana jika arsip Anda hilang dan hanyut terbawa banjir?

Kasubdit Restorasi Arsip ANRI Anak Agung Gede Sumardika mengatakan, arsip yang hilang harus menghubungi lembaga yang menerbitkan. Sedangkan ANRI hanya memperbaiki arsip yang masih ada bukti fisik meskipun rusak.

Baca juga: Banjir Jabodetabek, Bisnis Ritel dan Logistik yang Paling Terdampak

"Kalau hilang atau terbawa air itu silakan menghubungi atau mengurus ke lembaga yang menerbitkan. Kalau di ANRI kami tugasnya hanya merawat fisik. Bukan informasinya apalagi menerbitkan itu bukan wewenang lembaga kami," kata Agung kepada Kompas.com, Kamis (2/1/2020).

Agung menuturkan, pihaknya melalui Layanan Restorasi Arsip Keluarga (Laraska) bisa melayani arsip.

Syaratnya, pemilik arsip harus datang membawa arsip yang rusak ke ANRI setiap hari kerja. Maksimal arsip yang diperbaiki sebanyak 10 lembar dan harus arsip asli.

"Iya, arsip asli atau yang dianggap asli oleh yang bersangkutan. Kalau yang bersangkutan punyanya fotocopy, ya itu dianggap asli silakan saja," ucap Agung.

Baca juga: Banjir Landa Jabodetabek, UMKM Merugi

Layanan tersebut bisa diakses warga sepanjang tahun 2020 tanpa ada tenggat waktu pengurusan. Warga bisa mendatangi Gedung ANRI, Jl Ampera Raya Nomor 7, Cilandak, Jakarta Selatan mulai tanggal 2 Januari 2020 pukul 07.30 sampai 15.30 WIB.

Tak hanya itu, pihaknya mengimbau warga untuk tidak menjemur arsip yang terkena banjir dengan panas matahari langsung.

Pasalnya, sinar matahari akan mempercepat kerusakan arsip maupun struktur kertasnya.

"Diangin-anginkan saja menggunakan kipas angin. Kalau ada yang kotor cukup diusap dengan kuas halus. Pengeringannya juga bisa dibantu dengan setrika tapi tetap dilapisi kertas dibagian atas arsip dengan panas tertentu," imbau Agung.

 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X