Gaji CEO Apple Menyusut, tetapi Tetap Kantongi Rp 1,75 Triliun, Kok Bisa?

Kompas.com - 04/01/2020, 13:11 WIB
CEO Apple, Tim Cook dalam peluncuran iPhone XS. IstimewaCEO Apple, Tim Cook dalam peluncuran iPhone XS.

NEW YORK, KOMPAS.com - Gaji yang dikantongi CEO Apple Tim Cook tahun lalu menyusut lantaran perusahaan gagak memenuhi target keuangan sebesar yang mereka dapatkan di 2018.

Namun demikian, Tim Cook masih mendapatkan kompensasi pendapatan sebesar 125 juta dollar AS atau sekitar Rp 1,75 triliun (kurs Rp 14.000 per dollar AS).

Dikutip dari Kompas.com, berdasarkan lampiran Securities and Exchange Commission, Jumat (4/1/2020), Cook menerima gaji sebesar 3 juta dollar AS di tahun 2019, sama seperti yang dia dapatkan di tahun sebelumnya, sementara bonus yang dia dapatkan menyusut menjadi 7,67 juta dollar AS dari yang sebelumnya 12 juta dollar AS.

Sebagian besar pendapatan Cook berasal dari saham Apple senilai 113,5 juta dollar AS. Secara keseluruhan, gaji Cook sekalugus bonus dan kompensasi saham untuk tahun tersebut turun 8 persen dari 136 juta dollar AS di 2018 menjadi 125 juta dollar AS.

Baca juga: Punya Kekayaan Rp 8,8 Triliun, CEO Apple Pilih Tetap Hidup Sederhana

Sejak tahun 2011, secara keseluruhan total nilai kompensasi yang telah dikantongi Cook menurut Equilar telah mencapai 963,5 juta dollar AS (Rp 13,49 triliun).

Sebagai informasi, pada tahun 2019 Apple telah berhasil melampaui target pendapatan sebesar 256,6 miliar dollar AS dari penjualan produk dan 60,1 miliar dollar AS pendapatan operasional. Namun jumlah tersebut tidak terlampau besar sehingga tidak bisa mendongkrak bonus bagi para pimpinan eksekutif.

"Pencarian insentif tunai mencapai 128 persen dari target tahun 2019, angka tersebut lebih rendah dari tahun lalu yang mencapai angka maksimum target bonus 200 persen," tulis lampiran tersebut.

Adapun tahun 2017, para pimpinan Apple berhasil menerima 155 persen dari bonus target.

Baca juga: Karyawan Apple, Google, Amazon, dan Facebook Capai 1 Juta Orang, Siapa Terbanyak?

Sebagai tambahan, Chief Financial Officer Apple Luca Maestri, penasihat umum Kate Adams, dan Chief Operating Officer Jeff Williams juga menerima bonus non saham yang lebih rendah dibanding tahun lalu menjadi hanya 2,6 juta dollar AS dari yang sebelumnya 4 juta dollar AS.

Adapun pemberlakuan target tahunan perusahaan ditentukan berdasarkan banyak faktor, termasuk kondisi makroekonomi, kondisi perdagangan dunia dan pergerakan mata uang asing.

Dengan pencapaian target seperti yang telah disebutkan, secara median karyawan Apple mengantongi pendapatan sebesar 57.596 dollar AS naik dari tahun lalu yang sebesar 55.426 dollar AS. Adapun jika membandingkan kompensasi yang didapatkan CEO Apple (dengan mengecualikan hibab saham), yang mencapai 11,6 juta dollar AS dengan pendapatan karyawan, maka kompensasi Cook lebih besar 201 kali lipat.

Sepanjang 2019, saham Apple melonjak 89 persen di 2019. Kinerja saham Apple tahun lalu merupakan yang terbaik sejak 2009 dan menjadi saham dengan kinerja terbaik di indeks Dow Jones Industrial Average.

Baca juga: Pekerjaan Terkait Artificial Intelligence Tawarkan Gaji hingga Rp 1,9 Miliar Per Tahun



Sumber CNBC
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X