Tiru Kanada, Erick Thohir Mau Dana Pensiun Karyawan BUMN Dilebur

Kompas.com - 08/01/2020, 08:31 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir (baju hitam) saat meninjau Posko Penanggulangan Bencana di Teluknaga Kabupaten Tangerang, Minggu (5/1/2020) Dok. Humas Angkasa Pura IIMenteri BUMN Erick Thohir (baju hitam) saat meninjau Posko Penanggulangan Bencana di Teluknaga Kabupaten Tangerang, Minggu (5/1/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir ingin mencontoh Kanada dalam pengelolaan dana pensiun karyawan BUMN.

Nantinya, dana pensiun dari para karyawan perusahaan plat merah akan disatukan atau dilebur dan dikelola secara profesional.

“Yang selama ini dikelola internal akan disatukan, ini supaya dana pensiun bisa membesar dan lebih baik lagi," ujar Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga di Jakarta, Selasa (7/1/2020).

Baca juga: Erick Thohir Jawab Tuduhan tentang Dirinya Terima Suap dari Jiwasraya

"Di Kanada yang namanya dana pensiun itu besar banget, kita harusnya bisa bikin dana pensiun, di samping dana pensiun dikelola profesional," sambungnya.

Arya menambahkan, penyatuan pengelolaan dana pensiun itu harus melewati persetejuan Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Setelah mendapat restu dari bendahara negara, Arya baru mau mengungkapkan skema pengelolaan dana pensiun tersebut. Termasuk, masalah besaran dana pensiun yang akan dikelola.

Baca juga: AS-Iran Memanas, Erick Thohir Antisipasi Kenaikan Harga Minyak Dunia

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X