Penerimaan Pajak 2019 Tak Capai Target, Bagaimana Tahun Ini?

Kompas.com - 08/01/2020, 11:46 WIB
Ilustrasi pajak THINKSTOCKS/WAVEBREAKMEDIA LTDIlustrasi pajak
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Realisasi penerimaan pajak dalam APBN 2020 diproyeksi tidak jauh berbeda dengan 2019. Pada tahun lalu, realisasi penerimaan pajak hanya mencapai Rp 1.332 triliun atau setara 84,4 persen target.

Direktur Eksekutif Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA) Yustinus Prastowo mengatakan, hal ini diakibatkan kondisi perekonomian global yang belum stabil.

"Kinerja pertumbuhan penerimaan dapat diperkirakan tidak mengalami perubahan besar," ujarnya kepada Kompas.com, Rabu (8/1/2020).

Baca juga: Penerimaan Pajak hingga Akhir Desember 2019 Kurang Rp 234,6 Triliun

Tahun ini, pemerintah menargetkan penerimaan pajak sebesar Rp 1.680 triliun. Dengan demikian pemerintah perlu menggenjot penerimaan pajak sebesar 23,3 persen dari realisasi tahun lalu.

Menurut Yustinus hal tersebut sulit untuk direalisasikan mengingat kondisi global sangat berpengaruh terhadap perekonomian dalam negeri.

Untuk mengatasi hal tersebut, pemerintah memiliki opsi untuk menurunkan target penerimaan pajak dalam APBN-Perubahan (APBN-P).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Naik Rp 15.000, Berikut Rincian Harga Emas Antam Hari Ini

"Pilihan ini pun sulit, mengingat Pemerintah pernah berkomitmen untuk tidak ada lagi APBN Perubahan demi menjaga kredibilitas APBN," ujarnya.

Kendati demikian, opsi ini dinilai menjadi yang paling masuk akal. Pasalnya, dengan melakukan APBN-P pemerintah akan mampu menghindari peleberan defisit dan penambahan porsi pembiayaan melalui utang.

"Maka revisi target di APBN menjadi pilihan paling rasional dan reasonable," ucapnya.

Baca juga: Iran Tembakan Rudal ke Markas Militer AS, Rupiah Langsung Melemah

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KSPI: Aksi Mogok Nasional 6-8 Desember 2021 Tetap Dilakukan

KSPI: Aksi Mogok Nasional 6-8 Desember 2021 Tetap Dilakukan

Whats New
Besok Diblokir, Segera Tukarkan Kartu ATM Magnetik BCA Anda!

Besok Diblokir, Segera Tukarkan Kartu ATM Magnetik BCA Anda!

Whats New
Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Spend Smart
Dari Rugi, Laba Bersih INOV Meroket 253,6 Persen pada Kuartal III-2021

Dari Rugi, Laba Bersih INOV Meroket 253,6 Persen pada Kuartal III-2021

Whats New
Minta Masyarakat Tak Panik Hadapi Omicron, Luhut: Kita Hanya Perlu Waspada...

Minta Masyarakat Tak Panik Hadapi Omicron, Luhut: Kita Hanya Perlu Waspada...

Whats New
Kekhawatiran akan Omicron Reda, IHSG Lanjutkan Kenaikan? Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Kekhawatiran akan Omicron Reda, IHSG Lanjutkan Kenaikan? Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Whats New
Dari Tantangan hingga Solusi, Begini Cara Adaptasi Industri Manufaktur di Era New Normal

Dari Tantangan hingga Solusi, Begini Cara Adaptasi Industri Manufaktur di Era New Normal

BrandzView
Biden Tak Akan 'Lockdown', Wall Street Menghijau

Biden Tak Akan "Lockdown", Wall Street Menghijau

Whats New
Durasi Karantina Diperpanjang, Sandiaga Uno: Pemerintah Utamakan Kesehatan Masyarakat Indonesia

Durasi Karantina Diperpanjang, Sandiaga Uno: Pemerintah Utamakan Kesehatan Masyarakat Indonesia

Whats New
Pelita Air Lirik Penerbangan Berjadwal Rute Domestik

Pelita Air Lirik Penerbangan Berjadwal Rute Domestik

Whats New
[POPULER MONEY] Stafsus Erick Thohir Sindir Ahok | Alasan Pemerintah Tak Berlakukan 'Lockdown'

[POPULER MONEY] Stafsus Erick Thohir Sindir Ahok | Alasan Pemerintah Tak Berlakukan "Lockdown"

Whats New
Airbus A-400M Atlas atau Hercules C-130 J

Airbus A-400M Atlas atau Hercules C-130 J

Whats New
Luhut Minta Nadiem Masukan Kurikulum Cinta Produk dalam Negeri

Luhut Minta Nadiem Masukan Kurikulum Cinta Produk dalam Negeri

Whats New
Garuda Indonesia Layani Penerbangan Jakarta-Singapura Tanpa Karantina

Garuda Indonesia Layani Penerbangan Jakarta-Singapura Tanpa Karantina

Rilis
Ciri-ciri Perdagangan Internasional

Ciri-ciri Perdagangan Internasional

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.