Harga Emas Dunia Melonjak Setelah Iran Serang Pangkalan AS di Iran

Kompas.com - 08/01/2020, 13:02 WIB
Ilustrasi emas SHUTTERSTOCKIlustrasi emas

JAKARTA, KOMPAS.com - Emas langsung melonjak di atas 1.600 dollar AS per ounce untuk pertama kalinya dalam lebih dari enam tahun setelah Iran menyerang fasilitas militer di Irak yang menjadi pos Amerika Serikat.

Per siang ini, Rabu (8/1/2020), harga emas dunia naik 2,4 persen menjadi 1.611,42 dollar As per ons, tertinggi sejak 2013, dan diperdagangkan pada 1.600,95 dollar AS pada jam 9.28 pagi di Singapura.

Dilansir dari Bloomberg, serangan tersebut merupakan pembalasan pertama terhadap pembunuhan jenderal Iran Qasem Soleimani oleh pasukan AS minggu lalu.

Korps Pengawal Revolusi Islam sebelumnya mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu, yang menargetkan pangkalan Ayn al-Asad di Irak barat dan fasilitas lain di Erbil.

Harga Emas dunia akan memulai awal yang sangat panas pada tahun 2020, dan para investor akan berlomba membeli emas seiring dengan meningkatnya permusuhan di Timur Tengah.

Selain itu harga emas juga didukung oleh kebijakan moneter dunia yang cenderung tak menaikkan suku bunga karena perlambatan pertumbuhan global.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Sumber Bloomberg
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.