Pejaten Village dan Binjai Supermall Dijual, Lippo Raup Rp 1,28 Triliun

Kompas.com - 09/01/2020, 07:59 WIB
Ilustrasi mal ShutterstockIlustrasi mal

Harga

Harga tersebut lebih tinggi masing-masing sebesar 33,3 persen dan 19,3 persen dari harga perolehan awal sebesar Rp 748.0 miliar dan Rp 237.5 miliar pada saat diakuisisi di tahun 2012.

Nilai tersebut juga merupakan diskon masing-masing sebesar 4,1 persen dan 8,3 persen dari nilai valuasi terbaru masing-masing mal sebesar Rp 1.040,0 miliar dan Rp309,0 miliar.

"Diskon tersebut secara signifikan lebih tinggi daripada diskon tersirat NAV REIT saat ini ketika diperdagangkan," sebutnya.

Sementara itu CEO LPKR John Riady menuturkan, mal ritel akan terus menjadi bagian inti dari bisnis. Pihaknya bakal terus bekerja untuk mengelola aset-aset secara proaktif.

"Visi kami adalah untuk terus meningkatkan strategi di anak-anak usaha kami untuk memberikan nilai tambah. Dengan strategi pengelolaan portofolio secara aktif, REIT berada pada posisi yang lebih baik untuk menutup kesenjangan valuasinya dengan menjual asetnya yang memiliki harga pasar yang menarik," ungkap dia.

Baca juga: Rugi Membengkak, Lippo Karawaci Akan Jual Aset Lagi

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X