Tunaiku dari Bank Amar Melantai di Bursa Efek Indonesia

Kompas.com - 09/01/2020, 13:04 WIB
Managing Director Amar Bank-Tunaiku, Vishal Tulsian berada di kantornya, Jakarta Pusat, Kamis (14/11/2018). MURTI ALI LINGGA/KOMPAS.comManaging Director Amar Bank-Tunaiku, Vishal Tulsian berada di kantornya, Jakarta Pusat, Kamis (14/11/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Amar Indonesia resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (9/1/2020). Bank Amar melepas 1,2 miliar saham melalui penawaran perdana atau initial public offering ( IPO) dengan kode saham AMAR.

Amar mematok nominal harga saham Rp 100 per saham dan harga penawaran umum sebesar Rp 174 per saham. Jumlah nilai penawaran umum perdana saham secara keseluruhan bernilai Rp 209,8 miliar.

Amar bank didirikan sejak 1991 dan sejak 2004 susah menjadi bagian dari Tolaram Group. Sementara dalam beberapa tahun terakhir Bank Amar mengalami transformasi digital sebagai bank pertama yang bergerak pada personal loan financial technologi (fintech) dengan nama Tunaiku.

Baca juga: Lion Air Dikabarkan Tunda IPO, Ini Kata OJK

Tunaiku menjadi produk layanan personal loan yang didirikan untuk membantu masyarakat dalam meningkatkan inklusi keuangan, terutama bagi mereka yang undeserved atau kurang terlayani oleh perbankan.

"Amar bank memiliki keunggaulan sebagai bank pertama yang memasuki sektor finteck yang didukung dengan teknologi yang memumpuni. Kami akan fokus dengan berbagai layanan produk digital untuk melayani masyarakat, seiring pesatnya pertumbuhan digital," ungkap Vishal Tulsian, Managing Director Amar Bank di Jakarta Selatan, Kamis (9/1/2020).

Tunaiku sebagai pioner fintech memiliki prinsip kehati-hatian dalam penyaluran kreditnya. Maka dari itu, salam menyalurkan kredit, Tunaiku mengacu pada credit scoring yang telah dikembangkan sejak tahun 2014 .

Tunaiku menjadi bank buku 2 dengan total ekuitas Rp 1 triliun. Amar Bank merupakan bank dengan pertumbuhan yang sangat pesat yang terlihat dari data yang ada dimana per Desember 2018 aset amar bank mencapai Rp 1,86 triliun.

Sementara itu per November 2019 telah mencapai Rp 3,4 triliun yang menjadikan amar bank meraih penghargaan Top Bank Award 2019, Top CEO 2019, Top Deposito 2019 dari majalah Top Bussines.

Di sisi lain, per November 2019 penyaluran kredit mencapai Rp 1,9 triliun. Sementara untuk total profit mencapai Rp 98 miliar dengan pendapatan bunga sebesar Rp 570 miliar.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X