Bertemu dengan Mentan, Mendag Janji Akan Selektif Impor Pangan

Kompas.com - 09/01/2020, 14:19 WIB
Menteri Perdagangan, Agus Suparmanto sebelum pelantikan menteri-menteri Kabinet Indonesia Maju di Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/10/2019). Presiden RI Joko Widodo mengumumkan dan melantik Menteri-menteri Kabinet Indonesia Maju serta pejabat setingkat menteri. KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOMenteri Perdagangan, Agus Suparmanto sebelum pelantikan menteri-menteri Kabinet Indonesia Maju di Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/10/2019). Presiden RI Joko Widodo mengumumkan dan melantik Menteri-menteri Kabinet Indonesia Maju serta pejabat setingkat menteri.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Kamis (9/1/2020) siang, mendatangi Menteri Perdagangan Agus Suparmanto di kantornya.

Dalam pertemuan tersebut, Mendag berjanji akan lebih selektif dalam mengimpor komoditas pangan melalui sinergi dengan Kementerian Pertanian terkait satu data pangan.

"Saya katakan bahwa kita ini akan selektif impornya, dengan peran Kementan yang membantu kita menentukan kebijakan," ucap Agus.

Baca juga: Keluhan Industri Keramik: Sudah Gas Mahal, Dihajar Impor Pula

Pada kesempatan yang sama, Mentan mengatakan bahwa untuk menentukan kebijakan impor pangan, nantinya semua akan berpusat pada data Badan Pusat Statistik ( BPS) yang menjadi rujukan utama.

"Datanya Mentan, sama dengan datanya BPS dan BPS menjadi rujukan utama dari data itu," ucapnya.

Syarul juga mengatakan, satu data yang berpusat dari BPS tersebut juga akan menjadi pegangan bagi Presiden Joko Widodo serta semua kementerian dalam menentukan data pangan.

" Data itu akan disampaikan menjadi pegangan oleh Bapak Presiden kepada menteri lain, termasuk Menteri Perdagangan," ucap Syahrul.

Sebagai informasi, dalam penggunaan satu data pangan itu, BPS juga melakukan kerja sama dengan BIG, Lapan, BNPT, dan Kementerian ATR/BPN.

Saat ini BPS juga menggandeng Kementerian Pertanian untuk bekerja sama dalam penggunaan satu data pangan.

Baca juga: Buwas: Indonesia Tidak Perlu Impor beras hingga 2020

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X