Biar Paham, Ini Penjelasan soal Saham Gorengan

Kompas.com - 09/01/2020, 15:02 WIB
Ilustrasi saham (Pixabay) KOMPAS.com/ADE MIRANTI KARUNIA SARIIlustrasi saham (Pixabay)

JAKARTA, KOMPAS.com - Mungkin Anda sering mendengar mengenai saham gorengan sebagai sebuah bentuk negatif dari transaksi saham.

Belakangan ini, asuransi BUMN Jiwasraya juga tak luput dari aksi goreng-menggoreng saham.

Lalu, apa itu saham gorengan? Mengapa saham gorengan selalu identik dengan citra manipulasi saham yang menghadirkan persepsi negatif?

Pengamat pasar modal, Satrio Utomo menyebutkan definisi saham gorengan merupakan saham yang kualitas dan likuiditasnya rendah.

"Sebenarnya definisi saham gorengan tak hanya kualitas dan likuiditasnya yang rendah tapi juga berfundamental jelek," kata Satrio kepada Kompas.com, Kamis (9/1/2020).

Baca juga: BPK Sebut Jiwasraya Investasi di Saham Gorengan Ini, Apa Saja?

Di sisi lain, Satrio menilai praktik menggoreng saham cenderung diartikan sebagai manipulasi pasar oleh masyarakat awam.

Apalagi pasal karet dalam Undang-undang pasar modal membuat regulator denderung buang badan terkait praktik goreng saham.

"Kan kalau peraktik menggoreng saham itu, orang awam menerjemahkan sebagai market manipulasi pasar. Tapi kan bursa dan OJK selalu ngeles kan, 'belum tentu! Karena market manipulasi itu bla bla bla...'," tegasnya.

Satrio juga menyebut, saham BUMN dan saham BUMD juga tidak menutup kemungkinan berkinerja jelek.

 

Baca juga: Buka Perdagangan BEI 2020, Jokowi: Goreng Saham Tidak Boleh Ada Lagi!

Beberapa saham BUMN yang dibeli oleh Jiwasraya juga merupakan saham BUMN /BUMD berkinerja jelek.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X