Kompas.com - 09/01/2020, 17:20 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir di Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Kamis (9/1/2020). Kompas.com/AKHDI MARTIN PRATAMAMenteri BUMN Erick Thohir di Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Kamis (9/1/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir berencana membentuk holding rumah sakit. Sebab, saat ini banyak perusahaan-perusahaan plat merah yang memiliki anak usaha yang beregerak di bidang pelayanan rumah sakit.

“Ya (akan dibentuk holding rumah sakit). Strukturnya masih dibahas, yang penting akan ada holding rumah sakit, pemiliknya nanti para BUMN yang punya rumah sakit,” ujar Erick di Kementeria Luar Negeri, Jakarta, Kamis (9/1/2020).

Erick mengaku tak ingin lagi ada perusahaan BUMN membentuk anak usaha di luar dari inti bisnisnya. Atas dasar itu, nantinya rumah sakit milik BUMN hanya akan dikelola oleh satu perusahaan.

Baca juga: Erick Soal Jiwasraya: Pemerintah Tanggung Jawab, Tidak Melarikan Diri

“Bayangkan saja buat apa Pertamina misalnya fokus bisnis rumah sakit, padahal fokus utamanya Pertamina kan migas. Pertamina punya 25 sumur yang harus dieksplorasi. Lifting sekarang turun, nah hal-hal ini kita enggak mau auto fokus,” ucap dia.

Erick menambahkan, saat ini pendapatan rumah sakit-rumah sakit milik BUMN cukup besar. Jika dikelola dengan baik, maka pemasukannya akan lebih besar lagi.

“Rumah sakit BUMN sendiri kalau di revenue sekarang kalau dikonsolidasikan Rp 5 triliun. Nah ini kan cukup potensi, sayang kalau tidak difokuskan jadi expertise,” ucap dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Erick Thohir Soal BUMN Merugi: Masa Mati Segan Hidup Tak Mau?



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.