Digitalisasi, Manulife Hadirkan 3 Layanan Baru

Kompas.com - 09/01/2020, 18:18 WIB
Ilustrasi FREEPIK.comIlustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia memperkuat layanan digital pada tahun 2020.

Caranya dengan menghadirkan tiga layanan untuk memberi kemudahan bagi nasabah dan tenaga pemasaran.

Diyakini, penguatan di layanan bisnis digital itu akan meningkatkan kinerja perusahaan, termasuk dalam meningkatkan penjualan produk asuransi Manulife Indonesia ke masyarakat.

“Inovasi di teknologi digital ini termasuk saluran baru pembayaran premi, mengubah tampilan notifikasi surat koresponden kepada para nasabah, termasuk juga melengkapi para tenaga pemasar dengan aplikasi digital untuk memenuhi kebutuhan nasabah akan respons yang cepat, tepat, dan real-time,” ujar Presiden Direktur dan CEO Manulife Indonesia Ryan Charland dalam keterangannya, Kamis (9/1/2020).

Baca juga: Manulife Optimis Kinerja Positif Tahun Ini

Tiga layanan itu adalah online payment, e-POS, dan MiLearn. Online Payment atau pembayaran daring diperuntukkan untuk memudahkan para nasabah. Melalui layanan ini, kata Charland, nasabah cukup klik dengan ujung jari pada link yang tersedia dan melakukan pembayaran.

“Ini memberikan kemudahan buat nasabah dalam melakukan pembayaran premi sehingga memastikan proteksi mereka tetap berlangsung. Online payment ini melengkapi metode pembayaran yang tersedia di Manulife Indonesia seperti kartu kredit, transfer, maupun autodebit,” sebutnya.

Selain itu, Manulife Indonesia juga meluncurkan dua aplikasi untuk mendukung kinerja
tenaga pemasar yakni ePOS dan MiLearn.

Lewat aplikasi ePOS, agen dapat sepenuhnya submit bisnis-bisnis baru secara digital. Semua dokumen persyaratan pembukaan polis, termasuk tanda tangan calon nasabah, semuanya dilakukan via gadget, tanpa mengisi secara manual di formulir kertas.

Baca juga: Bayar Klaim Rp 15 Miliar Per Hari, Manulife Jaga Loyalitas Nasabah

Adapun aplikasi MiLearn adalah aplikasi untuk pelatihan digital. MiLearn berguna untuk tenaga pemasar baik agen maupun financial specialist.

Charland meyakini, dengan adanya penguatan pada layanan digital itu, tentu akan meningkatkan target penjualan di tahun ini.

"Kami yakin akan meraih pertumbuhan yang signifikan di tahun 2020 ini,” tutur dia.

Berdasarkan data per November 2019 lalu, Manulife Indonesia telah membayarkan klaim sebesar Rp 5,3 triliun (unaudited).

Angka ini setara dengan Rp 15 miliar per hari atau Rp 608 juta per jam kepada nasabah.

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X