Erick Thohir Mau Bikin Deputi Khusus untuk Pelototi Laporan Keuangan BUMN

Kompas.com - 09/01/2020, 19:22 WIB
 Menteri BUMN Erick Thohir di Jakarta, Jumat (13/12/2019 KOMPAS.COM/MUTIA FAUZIA Menteri BUMN Erick Thohir di Jakarta, Jumat (13/12/2019

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menginginkan tak ada lagi perusahaan pelat merah yang menyulap laporan keuangannya.

Atas dasar itu, dia ingin membentuk deputi khusus keuangan di BUMN. Nantinya, deputi tersebut akan mengawasi laporan keuangan perusahaan-perusahaan pelat merah.

“Makanya deputi keuangan BUMN ke depan kita push tidak ada lagi BUMN laporan keuangannya sulap-sulapan,” ujar Erick di Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Kamis (9/1/2020).

Baca juga: Dicopot Erick Thohir dari Komisaris, Yanuar Rizky Sebut Ada Like and Dislike

Selain itu, dia juga tak ingin lagi ada perusahaan BUMN yang melakukan revaluasi aset dan tiba-tiba laporan keuangannya menjadi laba. Padahal perusahaan tersebut tak memiliki uang.

“Padahal enggak ada cash-nya, lalu dia terbitkan utang baru, utangnya diinvestasikan ke proyek enggak visible,” kata Erick.

Hal-hal tersebut lah yang tak lagi ingin Erick lihat di perusahaan-perusahaan BUMN lagi. Atas dasar itu, dia memutuskan membentuk deputi keuangan di BUMN.

Baca juga: Erick Thohir Mau Bentuk Holding Rumah Sakit

“Makanya kami punya deputi keuangan menentukan hal ini. Itu akan kami lakukan,” ucap dia.

Kendati begitu, Erick belum menunjuk siapa sosok yang akan mengisi jabatan deputi keuangan BUMN. Saat ini, proses seleksi untuk jabatan tersebut masih berlangsung.

Sebelumnya, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk mempublikasikan ulang (restatement) laporan keuangan tahun 2018.

Baca juga: Janji Balas Rudal Iran, Trump Siapkan Sanksi Ekonomi Lebih Berat

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X