Mari Elka Pangestu, Menteri Era SBY yang Jadi Petinggi Bank Dunia

Kompas.com - 10/01/2020, 11:14 WIB
Menteri Perdagangan era Susilo Bambang Yudhoyono, Mari Elka Pangestu, menjadi pembicara seminar Feeding The Zone: International Cooperation, Innovation, Investment in Indo-Pacific Agriculture di Jakarta, Sabtu (14/5/2016). Estu Suryowati/KOMPAS.comMenteri Perdagangan era Susilo Bambang Yudhoyono, Mari Elka Pangestu, menjadi pembicara seminar Feeding The Zone: International Cooperation, Innovation, Investment in Indo-Pacific Agriculture di Jakarta, Sabtu (14/5/2016).

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Bank Dunia David Malpass baru saja menunjuk Mari Elka Pangestu sebagai Direktur Pelaksana Kebijakan Pembangunan dan Kemitraan Bank Dunia. Mari pun bakal mulai berkantor di Washington 3 Maret 2019 mendatang.

Dikutip dari keterangan di laman resminya, Bank Dunia menilai Mari memiliki keahlian di bidang manajemen dan kebijakan yang mumpuni.

Sebelumnya, Mari sempat menduduki posisi menteri di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono baik di Kabinet Indonesia Bersatu Jilid I hingga Jilid II.

Baca juga: Mari Elka Pangestu Jadi Direktur Pelaksana Bank Dunia

Pengalamannya selama menjadi Menteri Perdagangan (2004-2011) dan kemudian menjadi Menteri Pariwisata menggantikan Jero Wacik pada 2011 hingga Oktober 2014 menjadi salah satu pertimbangan Malpass dalam penunjukan Mari untuk menempati posisinya saat ini.

"Kami sangat senang untuk menyambut Mari dengan peran barunya yang sangat penting bagi institusi ini," ujar Presiden Bank Dunia David Malpass, Jumat (10/1/2020)

Sebagai informasi, Mari Elka mengenyam pendidikan sarjana dan magister ekonomi dari Australia National University. Setelah itu, dia melanjutkan pendidikan doktor Ekonomi di University of California at Davis di 1986.

Sebelum menjadi menteri, Mari Elka merupakan anggota pimpinan Centre of Strategic and International Studies (CSIS). 

Baca juga: Bank Dunia Kembali Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Global

Selain sebagai birokrat dan ekonom, Mari Elka pun terkenal sebagai pengajar dan peneliti. Dia merupakan Dosen Ekonomi International di Universitas Indonesia. 

Saat ini, Mari Elka merupakan Senior Fellow di Columbia School of International and Public Affairs. Dia juga tercatat sebagai asisten profesor di Lee Kuan Yew School of Public Policy, Crawford School of Public Policy dan Australia National University.

Pengalaman Mari pun juga cukup beragam di kancah internasional.

Halaman:
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X