Erick Thohir Tak Mau Lagi Ada Direksi dan Komisaris BUMN Saling “Tusuk-tusukan”

Kompas.com - 10/01/2020, 14:05 WIB
 Menteri BUMN Erick Thohir di Jakarta, Jumat (13/12/2019 KOMPAS.COM/MUTIA FAUZIA Menteri BUMN Erick Thohir di Jakarta, Jumat (13/12/2019

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengaku tak ingin lagi mendengar adanya konflik antara jajaran direksi dengan komisaris di perusahaan pelat merah.

Menurut dia, jika hubungan komisaris dan direksi tak baik, akan memengaruhi kinerja perusahaan yang dikelolanya.

“Jadi tidak ada nanti political office, setelah rapat bulanan, direksi masih cari-cari muka, di dalam tusuk-tusukan,” ujar Erick di Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (10/1/2020).

Baca juga: Erick Thohir Sudah Kantongi Nama-nama Calon Bos Garuda

Erick menyebutkan, setiap bulannya dia akan memanggil komisaris dan direksi untuk melaporkan kinerja perseroannya.

Nantinya, peran komisaris akan lebih ditingkatkan lagi dalam mengawasi kinerja direksinya.

“Nanti ada meeting bulanan komisaris utama dan direktur utama. Komisaris utama sebagai ketua kelas dan dirut tanggung jawab jajaran direksi,” kata Erick.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Erick pun menekankan pentingnya hubungan kerja sama yang baik antara jajaran direksi dan komisaris.

“Pemimpin BUMN, direksinya, harus punya akhlak, loyalitas, dan team work. Hari ini jadi contoh, tidak mungkin jadi tanda tangan antara Gubernur DKI, Menteri Perhubungan, dan saya, serta tim MRT, PT KAI. Ini team work, loyalitas jelas,” ucap dia.

Baca juga: Erick Thohir Ancam Copot Direksi BUMN yang Sulap Laporan Keuangan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.