BEI: Investor Asing Tak Terpengaruh Isu Saham Gorengan Jiwasraya

Kompas.com - 10/01/2020, 17:14 WIB
Ilustrasi : Bursa Efek Indonesia KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGIlustrasi : Bursa Efek Indonesia
Penulis Kiki Safitri
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa Efek Indonesia (BEI), Laksono Widodo menyebut, investor asing tak terpengaruh oleh isu saham-saham berkualitas rendah atau saham gorengan yang dibeli oleh asuransi Jiwasraya.

Meski sentimen yang menghantam pasar adalah sentimen negatif, namun hal ini dinilai tak berpengaruh pada minat investor asing untuk berinvestasi.

"Akibat sentimen pasar yang dipengaruhi saham gorengan yang terkait dengan Jiwasraya ini, kalau ditanya sentimennya, memang sentimennya negatif. Tapi apakah berpengaruh terhadap minat investor asing? saya rasa tidak," ujarnya di Jakarta, Jumat (10/1/2020)

Baca juga: Antisipasi Korban Saham Gorengan, Ini yang Dilakukan BEI

Laksono menjelaskan, saat ini investor asing lebih fokus pada saham-saham besar seperti IDX 40, saham unggulan LQ 45 dan IDX 30.

"Investor asing lebih fokus kepada saham-saham besar. Mereka lebih terdampak pada kejadian saat ini karena ada konflik AS dan Iran. Mereka juga lebih sensitif terkait berita ekonomi dari Indonesia dan berita politik," ungkapnya.

Ia mengatakan saat ini investor asing menilai berita politik Indonesia cenderung dinamis sehingga pengaruhnya kecil.

Laksono menilai, saham-saham yang tidak sesuai dengan fundamentalnya atau saham gorengan memiliki kontribusi yang cukup besar terhadap volume. Namun secara trade value itu cukup kecil.

Baca juga: Biar Paham, Ini Penjelasan soal Saham Gorengan

"Yang perlu dicatat, kotribusi saham gorengan terhadap volume cukup besar. Tapi secara trade value mereka cukup kecil yakni 8,3 persen dari total value kumulatif selama tahun 2019," jelasnya.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman mengatakan, terkait dengan perilaku investor, BEI tetap konsistensi untuk memberikan informasi kepada publik termasuk edukasi publik.

Oleh karena itu, ia yakin isu goreng menggoreng saham pada kasus JS Saving Plan Jiwasraya tidak berdampak jauh pada perusahaan.

"Harapan kami tidak berdampak terlalu jauh pada perusahaan dan kami yakinkan bursa ada untuk melakukan perlindungan terhadap investor publik," tegasnya.

Baca juga: BPK Sebut Jiwasraya Investasi di Saham Gorengan Ini, Apa Saja?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.