Selain Mobil Desa, Ini 4 Kendaraan Buatan Indonesia yang Sudah Mendunia

Kompas.com - 10/01/2020, 21:27 WIB
Persiapan BDF -Sejumlah panser Anoa ikut di libatkan dalam kegiatan pengamanan VVIP di Lagoon, Nusa Dua, Bali, Minggu (4/11/2012). Pasukan pengamanan VVIP termasuk perangkat pendukung seperti panser Anoa sudah mulai mengamankan tempat yang akan digunakan dalam Bali Democracy Forum  (BDF) ke- V Tahun 2012 yang akan berlangsung di Nusa Dua tanggal 8-9 November 2012.
KOMPAS/ALIF ICHWANPersiapan BDF -Sejumlah panser Anoa ikut di libatkan dalam kegiatan pengamanan VVIP di Lagoon, Nusa Dua, Bali, Minggu (4/11/2012). Pasukan pengamanan VVIP termasuk perangkat pendukung seperti panser Anoa sudah mulai mengamankan tempat yang akan digunakan dalam Bali Democracy Forum (BDF) ke- V Tahun 2012 yang akan berlangsung di Nusa Dua tanggal 8-9 November 2012.

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketertarikan sejumlah negara mengekspor kendaraan buatan Indonesia tak pernah surut.

Teranyar, pengusaha terkaya asal Afrika Aliko Dangote akan membeli 10.000 unit mobil pedesaan Indonesia atau AMMDes. 

Bila dilihat ke belakang, banyak produk kendaraan buatan Indonesia diekspor ke berbagai negara. Mulai dari mobil, pesawat hingga kapal sekalipun.

Baca juga: Orang Terkaya Afrika Borong 10.000 Mobil Desa Buatan Indonesia

Selain AMMDes, berikut ini beberapa produk kendaraan Indonesia yang sudah terlebih dahulu diekspor ke sejumlah negara:

1. Panser Anoa

Kendaraan ini merupakan kendaraan militer lapis baja buatan BUMN PT Pindad. Kendaraan ini dipergunakan untuk mengangkut personel atau dikenal dengan nama panser atau pengangkut personel lapis baja.

Nama Anoa sendiri diambil dari nama hewan Anoa yang merupakan hewan asli Sulawesi. Anoa juga kerap disebut kerbau kerdil.

Dalam laman resminya, PT Pindad mengungkapkan sudah ada 300 Panser Anoa dan Kendaran taktis Komodo yang sudah dikirim dan digunakan dalam misi perdamaian dunia PBB di berbagai Negara seperti Lebanon, Afrika Tengah, dan Sudan.

Baca juga: Pindad Pamerkan Panser Anoa 2 di Indonesia Business and Development

2. Pesawat CN-235-220

PT Dirgantara Indonesia (DI) berhasil menyelesaikan pembuatan satu unit pesawat CN235-220 pesanan Nepalese Army (angkatan darat Nepal).

Seperti diberitakan Kompas.com, setelah dilakukan beberapa kali uji terbang, PT DI mengirimkan pesawat tersebut ke Khatmandu, Nepal, Rabu (30/10/2019).

Rencananya PT DI juga akan mengekspor pesawat ini ke Senegal dan Filipina pada 2020.

Baca juga: PT DI Siapkan Kontrak Pembelian CN235 dengan Senegal dan Pantai Gading

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Utang Membengkak, Pemerintah Diminta Agresif Tarik Pajak Digital

Utang Membengkak, Pemerintah Diminta Agresif Tarik Pajak Digital

Whats New
Berlaku Besok, Ini Tarif Baru Layanan Petikemas di Tanjung Priok

Berlaku Besok, Ini Tarif Baru Layanan Petikemas di Tanjung Priok

Whats New
Hypermart dan Giant Tebar Promo, Ada Diskon hingga 35 Persen

Hypermart dan Giant Tebar Promo, Ada Diskon hingga 35 Persen

Spend Smart
Bank Indonesia Siapkan Uang Tunai Rp 152,14 Triliun untuk Ramadhan dan Lebaran

Bank Indonesia Siapkan Uang Tunai Rp 152,14 Triliun untuk Ramadhan dan Lebaran

Whats New
Tak Terduga, Ekonomi Singapura Tumbuh 0,2 Persen di Kuartal I-2021

Tak Terduga, Ekonomi Singapura Tumbuh 0,2 Persen di Kuartal I-2021

Whats New
Hari Kedua Puasa, Berikut Harga Gula, Terigu, Bawang, dan Ayam Ras

Hari Kedua Puasa, Berikut Harga Gula, Terigu, Bawang, dan Ayam Ras

Whats New
Meningkatkan Daya Saing Bangsa Melalui Transformasi Teknologi 4.0

Meningkatkan Daya Saing Bangsa Melalui Transformasi Teknologi 4.0

BrandzView
BRI Pamit dari Aceh, Begini Hukum Transaksi Keuangan di Serambi Mekah

BRI Pamit dari Aceh, Begini Hukum Transaksi Keuangan di Serambi Mekah

Whats New
Fokus Berjualan Daring Selama Pandemi, Merek Sneakers Asal Klaten Tembus Pasar Global

Fokus Berjualan Daring Selama Pandemi, Merek Sneakers Asal Klaten Tembus Pasar Global

Earn Smart
Produsen Pocari Sweat Buka Banyak Lowongan untuk Fresh Gradute, Tertarik?

Produsen Pocari Sweat Buka Banyak Lowongan untuk Fresh Gradute, Tertarik?

Whats New
Syailendra Capital: Industri Reksa Dana Bisa Tumbuh 10 Persen Tahun Ini

Syailendra Capital: Industri Reksa Dana Bisa Tumbuh 10 Persen Tahun Ini

Whats New
Selain Grab, Traveloka Dikabarkan Juga Bakal IPO Via Perusahaan Cek Kosong?

Selain Grab, Traveloka Dikabarkan Juga Bakal IPO Via Perusahaan Cek Kosong?

Whats New
[TREN EDUKASI KOMPASIANA] Membantu Anak Mempersiapkan Kembali ke Sekolah | Mengapa Ujian Bahasa Indonesia Jarang Mendapat 100?

[TREN EDUKASI KOMPASIANA] Membantu Anak Mempersiapkan Kembali ke Sekolah | Mengapa Ujian Bahasa Indonesia Jarang Mendapat 100?

Rilis
Benci Produk Luar Negeri Dinilai Datangkan Investasi, Kok Bisa?

Benci Produk Luar Negeri Dinilai Datangkan Investasi, Kok Bisa?

Whats New
Mau Buka Franchise Tahu Go? Ini Modal dan Syaratnya

Mau Buka Franchise Tahu Go? Ini Modal dan Syaratnya

Smartpreneur
komentar di artikel lainnya
Close Ads X