Biar Lancar, Siapkan Anggaran ini Saat Hamil

Kompas.com - 12/01/2020, 08:24 WIB
Ilustrasi hamil ShutterstockIlustrasi hamil

JAKARTA, KOMPAS.com - Setiap pasangan yang telah berstatus menikah pasti merasakan bahagia ketika mendapatkan kabar kehamilan.

Memasuki masa-masa tersebut, biasanya calon orangtua akan mulai menyusun persiapan kedatangan si buah hati hingga mencari nama-nama yang hendak diberikan.

Meski tengah berbahagia, jangan sampai rencana untuk masa depan si kecil menjadi sedikit terabaikan. Jika Anda sedang menunggu kelahiran sang buah hati, mulailah membuat rencana yang berhubungan dengan finansial agar masa depan buah hati semakin terjamin.

Baca juga: Ingin Anak Jadi Pebisnis Sukses? Ini 4 Tips dari Ibunda Elon Musk

Lalu, apa saja rencana yang berkaitan dengan keuangan ketika memasuki masa kehamilan?

Biar segala urusan lancar, siapkan anggaran ini saat hamil seperti dikutip dari Cermati.com.

1. Anggaran untuk rencanakan kebutuhan anak secara rinci

Sejak memasuki masa kehamilan, mulailah membuat daftar kebutuhan calon momongan Anda. Seperti saat mengelola pengeluaran rutin, membuat daftar keperluan anak pun harus sesuai dengan urutan prioritas kebutuhan Anda.

Tujuannya tentu agar kebutuhan penting tidak sampai terlewatkan, sekaligus menghindari membeli barang yang tidak dibutuhkan.

Di samping membuat daftar kebutuhan berdasarkan tingkat prioritasnya, Anda juga dapat menyusunnya kebutuhan anak sesuai usianya. Hal ini bisa Anda lakukan agar pemenuhannya dapat dilakukan di waktu yang tepat.

Sebagai contoh, Anda dapat mengelompokkan kebutuhan ketika anak baru lahir, berusia enam bulan, satu tahun, dan seterusnya. Pemenuhan kebutuhan sesuai usia seperti ini tentu harus didasarkan pada hal-hal apa saja yang diperlukan di tahap tumbuh kembang si anak.

Baca juga: Hari Ibu, Sri Mulyani Kisahkan Cerita Sang Ibu Besarkan 10 Anak

2. Persiapkan anggaran untuk asuransi kesehatan anak

Merencanakan asuransi tentu akan lebih baik dilakukan sesaat setelah mengetahui kabar kehamilan. Di antara banyaknya pilihan asuransi, luangkan waktu Anda untuk mencari informasi lengkap dari beberapa layanan tersebut.

Setelah mengetahui beberapa benefit yang ditawarkan dari masing-masing asuransi, Anda dan pasangan bisa memilih yang paling sesuai untuk calon anak. Sebab asuransi kesehatan mampu menjadi penolong ketika muncul hal-hal yang tidak diharapkan, terutama jika terjadi secara tiba-tiba.

Dengan bantuan asuransi, Anda tidak akan terlalu dipusingkan dengan masalah finansial jika ibu ataupun anak mendadak jatuh sakit.

Jadi, ketika sudah memutuskan asuransi yang terbaik untuk anak, segera buat persiapan untuk memenuhi ketentuan asuransi tersebut.

Baca juga: Simak, 5 Kesalahan Keuangan yang Dilakukan Orangtua pada Anak

3. Mulai menabung untuk keperluan pendidikan anak

Pendidikan menjadi salah satu kebutuhan anak yang wajib untuk dipenuhi. Menyiapkan kebutuhan pendidikan, baik formal maupun informal, anak akan mendapatkan pengetahuan umum sekaligus budi pekerti yang tentu penting bagi mereka.

Apabila buah hati Anda mampu menjalani pendidikan dengan baik, maka ke depannya ia pasti bisa meraih masa depan yang cemerlang. Buatlah rencana pendidikan mulai dari pra sekolah.

Meski hal-hal yang diajarkan pada jenjang tersebut dapat disampaikan oleh orangtua, memberikan kesempatan pada anak untuk bersekolah sejak dini tentu ada nilai lebihnya.

Dengan masuk ke institusi prasekolah, si kecil akan mendapatkan lebih banyak pengalaman berinteraksi dengan orang lain sekaligus bisa mencoba membuat ikatan pertemanan.

Baca juga: Ajarkan Anak Anda tentang Keuangan, Simak Caranya

4. Anggarkan dana buat investasi untuk menjamin masa depan anak

Meski masih memasuki fase kehamilan, Anda dan pasangan pastinya harus mulai membuat rencana untuk membiayai kebutuhan anak, seperti pendidikan. Nah, yang menjadi masalah, semakin lama biaya pendidikan itu makin mahal.

Belum lagi, anak juga mempunyai keperluan lain yang harus terpenuhi agar dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Anda dapat membuat rencana finansial untuk masa yang akan datang dengan melakukan investasi.

Berinvestasi merupakan cara menabung yang bisa memberikan Anda keuntungan yang lebih nyata. Karena uang investasi Anda itu akan dikembangkan, sehingga Anda menerima hasil akhir lebih banyak dari yang ditanamkan.

Sebab investasi memberikan hasil dalam jangka waktu yang panjang, semakin awal Anda memulainya, keuntungan yang akan didapatkan tentu semakin besar. Dengan perencanaan tersebut, pastinya Anda tidak perlu khawatir dengan biaya untuk memenuhi kebutuhan buah hati di masa yang akan datang.

Baca juga: Ingin Anak Kelak Jadi Investor Ulung? Ayah Ibu Harus Lakukan Ini

5. Diskusikan mengenai penyesuaian waktu kerja

Sejak memasuki fase kehamilan hingga akan melahirkan, Anda perlu memerhatikan waktu kerja agar tidak mengganggu kondisi kesehatan Anda maupun pasangan.

Usai melahirkan, Anda pastinya harus berperan banyak untuk memenuhi kebutuhan tumbuh kembang si kecil. Agar perkembangannya bisa optimal, maka Anda harus bisa benar-benar fokus untuk mengasuh buah hati.

Sebelum Anda memulai peran sebagai pengasuh dan pendidik anak, diskusikan dengan atasan mengenai pengaturan jadwal kerja agar bisa menjadi lebih fleksibel.

Baca juga: Dulu Anak-anak Ingin Jadi Astronot, Sekarang Mau Jadi YouTuber Profesional

Anda dapat membicarakan hal tersebut sekaligus saat berkonsultasi perihal rencana cuti yang akan diambil. Perkembangan teknologi tentu dapat memberikan Anda kemudahan untuk tetap bekerja meski tidak berada di kantor.

Selain perusahaan tetap bisa menerima hasil pekerjaan yang dibebankan kepada Anda, dengan waktu yang fleksibel, Anda dapat menyelesaikan tugas tersebut sambil mengasuh si kecil.

Rencanakan dengan baik demi masa depan anak

Sebagai orangtua, pasti Anda berkeinginan untuk memberikan yang terbaik untuk anak, bukan? Agar harapan tersebut bisa tercapai, tentu Anda harus membuat perencanaan dengan baik sejak awal, bahkan sejak anak masih berada di dalam kandungan.

Sehingga segala sesuatunya diharapkan bisa berjalan dengan baik. Rencanakan sebaik mungkin demi masa depan si kecil.

 

Artikel ini merupakan hasil kerja sama antara Kompas.com dengan Cermati.com. Isi artikel menjadi tanggung jawab sepenuhnya Cermati.com.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ingin Bekerja Nyaman dan Bahagia? Pilih Perusahaan seperti Ini

Ingin Bekerja Nyaman dan Bahagia? Pilih Perusahaan seperti Ini

Work Smart
Pemerintah Beri Pinjaman Rp 650 Miliar ke Perumnas untuk Program 1 Juta Rumah

Pemerintah Beri Pinjaman Rp 650 Miliar ke Perumnas untuk Program 1 Juta Rumah

Whats New
Pertamina Beri Pinjaman Modal ke Pelaku Usaha yang Tak Lagi Gunakan Elpiji 3 Kg

Pertamina Beri Pinjaman Modal ke Pelaku Usaha yang Tak Lagi Gunakan Elpiji 3 Kg

Whats New
Gaji Rp 5 Juta, Sebaiknya Ngontrak atau Cicil Rumah?

Gaji Rp 5 Juta, Sebaiknya Ngontrak atau Cicil Rumah?

Spend Smart
Wika dan CNI Bangun Pabrik Nikel di Kolaka

Wika dan CNI Bangun Pabrik Nikel di Kolaka

Whats New
Pengusaha Sebut Hanya 3 Persen Pekerja yang Bekerja di Perusahaan Besar

Pengusaha Sebut Hanya 3 Persen Pekerja yang Bekerja di Perusahaan Besar

Whats New
Nadine Chandrawinata: Selain Plastik, Sampah Puntung Rokok Juga Banyak Ditemukan di Laut

Nadine Chandrawinata: Selain Plastik, Sampah Puntung Rokok Juga Banyak Ditemukan di Laut

Whats New
Pengusaha Ingin Buruh Tak Sekadar Demo, tapi Berdialog untuk Menyelesaikan Masalah

Pengusaha Ingin Buruh Tak Sekadar Demo, tapi Berdialog untuk Menyelesaikan Masalah

Whats New
[POPULER DI KOMPASIANA] Menyiapkan Guru Masa Depan | Siap-siap 5G | 7 Kesalahan dalam Bisnis

[POPULER DI KOMPASIANA] Menyiapkan Guru Masa Depan | Siap-siap 5G | 7 Kesalahan dalam Bisnis

Rilis
Luhut: Saya Enggak Mau Lama-lama, Kerjaan Saya Banyak

Luhut: Saya Enggak Mau Lama-lama, Kerjaan Saya Banyak

Whats New
Menaker Akui Iklim Terciptanya Lapangan Kerja Baru Masih Belum Bersahabat

Menaker Akui Iklim Terciptanya Lapangan Kerja Baru Masih Belum Bersahabat

Whats New
779 Warga Kota Serang Dapat Kompensasi Tumpahan Minyak dari Pertamina

779 Warga Kota Serang Dapat Kompensasi Tumpahan Minyak dari Pertamina

Whats New
7 Posisi Menteri yang Pernah Dijabat Luhut, Apa Saja?

7 Posisi Menteri yang Pernah Dijabat Luhut, Apa Saja?

Whats New
Menaker Sebut Nilai Upah Minimum RI Tak Sepadan dengan Produktivitas Pekerja yang Rendah

Menaker Sebut Nilai Upah Minimum RI Tak Sepadan dengan Produktivitas Pekerja yang Rendah

Whats New
Ini 7 Kiat Sukses Calon Pemimpin ala Gubernur BI

Ini 7 Kiat Sukses Calon Pemimpin ala Gubernur BI

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X