Investasinya Anjlok, Asabri Mengaku Punya Upaya Mitigasi

Kompas.com - 13/01/2020, 15:24 WIB
Logo PT ASABRI (Persero) asabri.co.idLogo PT ASABRI (Persero)

JAKARTA, KOMPAS.com - Manajemen PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia atau PT Asabri (Persero) mengaku telah memiliki mitigasi terkait anjloknya portofolio saham perusahaan asuransi pelat merah itu.

Kendati begitu, manajemen Asabri tak merinci bagaimana mitigasi yang telah dimiliki perusahaan terkait hal tersebut.

“Sehubungan dengan kondisi pasar modal di Indonesia, terdapat beberapa penurunan nilai investasi Asabri yang sifatnya sementara. Namun demikian, manajemen Asabri memiliki mitigasi untuk me-recovery penurunan tersebut,” demikian bunyi keterangan resmi Asabri, Senin (13/1/2020).

Baca juga: Investasinya Anjlok, Ini 14 Daftar Saham Asabri

Manajemen Asabri pun mengaku dalam berinvestasi saham selalu mengedepankan kepentingan perusahaan.

“Asabri senantiasa mengedepankan kepentingan perusahaan sesuai dengan kondisi yang dihadapi,” tulisnya.

Sebagai informasi, saham-saham milik PT Asabri mengalami penurunan sepanjang 2019. Bahkan, penurunan harga saham di portofolio milik Asabri terjadi sekitar 90 persen.

Misalnya, harga saham PT Alfa Energi Investama Tbk (FIRE) yang terkoreksi 95,79 persen di 2019 lalu ke level Rp 326.

Lalu, saham PT SMR Utama Tbk (SMRU) yang turun sebesar 92,31 persen ke angka Rp 50. Di saham tersebut, Asabri memiliki kepemilikan saham sebanyak 6,61 persen.

Baca juga: Masalah Asabri Tak Bisa Diselesaikan dengan Cara Jiwasraya, Kenapa?

Mengutip Kontan.co.id, hingga November 2019, berdasarkan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), Asabri punya portofolio di 14 saham dengan kepemilikan di atas 5 persen.

Berikut portofolio saham Asabri:

1. Bank Yudha Bhakti (BBYB) sebanyak 20,13 persen

2. Alfa Energi Investama (FIRE) sebanyak 23,60 persen

3. Hartadinata Abadi (HRTA) sebanyak 5,26 persen

4. Island Concept Indonesia (ICON) sebanyak 5,02 persen

5. Inti Agri Resources (IIKP) sebanyak 11,58 persen

6. Indofarma (INAF) sebanyak 13,92 persen

7. Hanson Internasional (MYRX) sebanyak 5,40 persen

Baca juga: Asabri Sebut Pembayaran Klaim ke Nasabah Tak Terganggu

8. Pelat Timah Nusantara (NIKL) sebanyak 10,31 persen

9. Proma Cakawala Abadi (PCAR) sebanyak 25,14 persen

10. Pool Advista Finance (POLA) sebanyak 7,65 persen

11. Pool Advista Indonesia (POOL) sebanyak 7,43 persen

12. PP Property (PPRO) sebanyak 5,33 persen

13. Sidomulyo (SDMU) sebanyak 18,06 persen

14. SMR Utama sebanyak 6,61 persen

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X