Perang Dagang, Ini Isi Kesepakatan AS-China Fase I

Kompas.com - 14/01/2020, 13:09 WIB
Ilustrasi perang dagang shutterstock.comIlustrasi perang dagang

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Perang dagang Amerika Serikat ( AS) dan China bakal mereda seiring dengan penandatangan kesepakatan fase I antara kedua negara ini.

Negosiasi yang intens antara dua dengan ekonomi terbesar di dunia itu akan diakhiri dengan penandatanganan kesepakatan tahap satu, Rabu (15/1/2020).

Mengutip CNBC,Selasa (14/1/2020) berdasarkan dokumen Perwakilan Dagang AS (USTR), rincian kesepakatan dagang tersebut berisi tentang ekspor makanan, pertanian, dan produk makanan laut AS ke China.

Sementara itu, China mengakhiri praktik pemaksaan atau penekanam perusahaan asing untuk mentransfer teknologi mereka ke perusahaan China.

Baca juga: AS-China Capai Kesepakatan Fase Pertama, Perang Dagang Mereda?

USTR juga menyebut, kesepakatan itu menegaskan kembali penentangan AS terhadap manipulasi mata uang dan komitmen China untuk membeli setidaknya 200 miliar dollar AS dalam bentuk komoditi ekspor AS selama dua tahun ke depan.

"Kami telah melalui proses penerjemahan yang saya pikir kami katakan benar-benar masalah teknis. Dan orang-orang bisa melihat. Ini adalah perjanjian yang sangat, sangat luas," kata Menteri Keuangan Steven Mnuchin.

Mnuchin, Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer, dan para negosiato top dalam perudnisngan itu akan menghadiri penandatanganan kesepakatan di Washington.

Baca juga: Ada Perang Dagang, Kenapa China Tak Relokasi Industri ke RI?



Sumber CNBC
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Jumlah Penduduk Indonesia yang Lahir Sebelum Kemerdekaan 1945

Ini Jumlah Penduduk Indonesia yang Lahir Sebelum Kemerdekaan 1945

Whats New
Wishnutama Akan Diangkat sebagai Komisaris Utama Telkomsel?

Wishnutama Akan Diangkat sebagai Komisaris Utama Telkomsel?

Whats New
Airlangga: Ada 1.700 Bidang Usaha yang Dibuka untuk Investasi

Airlangga: Ada 1.700 Bidang Usaha yang Dibuka untuk Investasi

Whats New
Erick Thohir ke Pelaku Usaha: Jangan Kalah, Terus Bikin Gebrakan

Erick Thohir ke Pelaku Usaha: Jangan Kalah, Terus Bikin Gebrakan

Whats New
Cek Besaran Lengkap Tunjangan Tambahan PNS untuk Jabatan Fungsional

Cek Besaran Lengkap Tunjangan Tambahan PNS untuk Jabatan Fungsional

Whats New
Pemerintah Klaim Rasio Utang RI Lebih Rendah daripada Malaysia hingga Vietnam

Pemerintah Klaim Rasio Utang RI Lebih Rendah daripada Malaysia hingga Vietnam

Whats New
Agar Nasabah Tak Salah Paham, Agen Asuransi Perlu Jelaskan Hal Ini

Agar Nasabah Tak Salah Paham, Agen Asuransi Perlu Jelaskan Hal Ini

Spend Smart
5 Orang Tewas Diduga Akibat Kebocoran Gas, Operasional PLTP di Mandailing Natal Dihentikan Sementara

5 Orang Tewas Diduga Akibat Kebocoran Gas, Operasional PLTP di Mandailing Natal Dihentikan Sementara

Whats New
Pemerintah Tambah 8 Aturan Turunan UU Cipta Kerja

Pemerintah Tambah 8 Aturan Turunan UU Cipta Kerja

Whats New
Buka Toko Online di Blibli, Hypermart hingga Hyfresh Tebar Diskon

Buka Toko Online di Blibli, Hypermart hingga Hyfresh Tebar Diskon

Whats New
Menaker Beberkan 9 Strategi Hadapi Tantangan Ketenagakerjaan

Menaker Beberkan 9 Strategi Hadapi Tantangan Ketenagakerjaan

Whats New
Dorong Milenial Berinvestasi, Manulife, OVO dan Bareksa Luncurkan MOBLI

Dorong Milenial Berinvestasi, Manulife, OVO dan Bareksa Luncurkan MOBLI

Whats New
Agar Tak Merasa Rugi, Pahami Dulu Beda Unitlink dengan Tabungan Bank

Agar Tak Merasa Rugi, Pahami Dulu Beda Unitlink dengan Tabungan Bank

Spend Smart
Hypermart hingga Hyfresh Buka 23 Toko Online di Blibli

Hypermart hingga Hyfresh Buka 23 Toko Online di Blibli

Whats New
Akuisisi Air Mancur Group, Combiphar: Ini Warisan Indonesia, Sayang Jika Diambil Asing

Akuisisi Air Mancur Group, Combiphar: Ini Warisan Indonesia, Sayang Jika Diambil Asing

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X