IHSG Tak Stabil, BPJAMSOSTEK Kurangi Investasi di Pasar Saham

Kompas.com - 14/01/2020, 17:42 WIB
Ilustrasi pergerakan harga saham THINKSTOCKSIlustrasi pergerakan harga saham

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) mulai beralih dari investasi di instrumen saham.

Direktur Pengembangan Investasi BPJAMSOSTEK Amran Nasution mengatakan proses peralihan dana kelola ke instrumen investasi yang memberikan imbal hasil atau return pasti sudah mulai dilakukan sejak tahun lalu.

Langkah tersebut dilakukan guna mengantisipasi pergerakan indeks pasar saham yang tidak stabil.

"(Investasi) kita sudah shifting ke fixed income. Obligasi dan deposito. (Investasi ke) Saham enggak tumbuh," ujarnya di Jakarta, Selasa (14/1/2020).

Baca juga: Soal Dana Kelolaan, BPJAMSOSTEK Sebut Enggan Main Saham Gorengan

Amran menjelaskan, tahun lalu pihaknya mengasumsikan bahwa pada akhir 2019 indeks harga sahan gabungan (IHSG) akan berada di level 7.300.

Namun, pada kenyataannya pada penghujung tahun 2019 IHSG berada di posisi 6.299. Hal ini dinilai akan mempengaruhi realisasi hasil investasi dengan instrumen saham.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kita antisipasi dengan melakukan shifting," katanya.

Dengan melihat pergerakan indeks saham yang masih belum stabil, BPJAMSOSTEK tidak menutup kemungkinan bahwa porsi dana kelola yang ditanam di pasar saham akan berkurang tahun ini.

Baca juga: Pasar Saham Tak Stabil, Hasil Investasi 2019 BPJAMSOSTEK Tak Capai Target

Sebagai informasi, pada tahun lalu total dana yang dikelola BPJAMSOSTEK sudah mencapai angka Rp 431 triliun.

Dimana mayoritas dana kelola dialokasikan ke Surat Berharga Negara (SBN), yakni sebesar 58 persen. Kemudian BPJAMSOSTEK juga mengalokasikan 4 persen dana kelola ke obligasi BUMN dan perusahaan swasta.

Selain itu, BPJAMSOSTEK juga menempatkan 18 persen dana kelolaan ke pasar saham.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.